Lampu sorot di Dam Sukorini dan Dam Borangan mati

SHARE
Lampu sorot di Dam Sukorini dan Dam Borangan mati
SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Ilustrasi (Dok>SOLOPOS), BERHATI-HATI--Pengguna jalan berhati-hati saat melintas dam Sukorini Kecamatan Manisrenggo yang masih teraliri lahar dingin, Senin (10/1). (JIBI/SOLOPOS/Rohmah Ermawati)

Klaten (Solopos.com)–Seluruh lampu sorot atau lampu tembak yang dipasang di Dam Sukorini dan Dam Borangan, Kecamatan Manisrenggo mati sebulan terakhir. Kondisi tersebut membuat jalan di Dam Sukorini rawan saat malam hari.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Informasi yang dihimpun Espos, Jumat (25/11/2011), pemantauan alur Kali Woro turut terhambat akibat matinya lampu tersebut.

“Ya memang mati selama satu bulan ini. Saat malam hari sangat rawan untuk dilalui,” jelas Camat Manisrenggo, Gandung Wahyudi Martono.

Dam Sukorini yang merupakan jalan penghubung wilayah Kecamatan Manisrenggo dan Kecamatan Kemalang, Klaten, terendam banjir lahar dingin, Kamis (24/11/2011) petang. Ketika banjir melanda, jalan tersebut terputus selama satu jam.

Banjir lahar dingin yang melanda Dam Sukorini menandakan banjir lahar dingin semakin meluas, kini telah mencapai kawasan Kecamatan Manisrenggo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos,  Jumat, banjir datang secara tiba-tiba di alur Kali Woro itu sekitar pukul 17.00 WIB. Ketinggian banjir sekitar setengah meter sehingga para relawan melarang warga melintasi dam tersebut.

(m101)



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago