[ X ] CLOSE

Lama Tak Ada Kabar, Jack Ma Ketahuan Studi Tur di Spanyol

Setelah sekian lama menghilang, pendiri Alibaba Group Holding Ltd Jack Ma terkuak sedang berada di Eropa dalam studi tur.
Lama Tak Ada Kabar, Jack Ma Ketahuan Studi Tur di Spanyol
SOLOPOS.COM - Jack Ma (Liputan6)

Solopos.com, JAKARTA — Setelah sekian lama menghilang, pendiri Alibaba Group Holding Ltd Jack Ma terkuak sedang berada di Eropa dalam studi tur.

Menurut laporan South China Morning Post (SCMP), seperti dilansir Antaranews, Selasa (19/10/2021) perjalanan tersebut menjadi yang pertama setelah miliarder China itu puasa melancong ke luar negeri selama satu tahun.

Ma sedang berada di Spanyol mengikuti studi tur pertanian dan teknologi yang berkaitan dengan isu lingkungan, berdasarkan laporan mengutip sumber yang tahu jadwal Ma.

Baca Juga: Meninggal karena Covid, Ini Rekam Jejak Mantan Menlu AS Colin Powell

Sebelumnya, Ma lama menghilang dari pandangan publik sejak pidatonya tahun lalu yang mengkritisi sistem peraturan China.

Ia sempat bertolak ke Hong Kong untuk menghabiskan waktu tersendiri bersama keluarganya sebelum terbang ke Eropa, menurut SCMP yang merupakan milik Alibaba. Alibaba belum menanggapi terkait pemberitaan tersebut.

Ma, seorang penjelajah dunia yang dikenal tidak pernah menghindar dari pusat perhatian, memutuskan untuk pensiun dari jabatannya sebagai bos Alibaba pada 2019.

“Kerajaannya” berada di bawah pengawasan ketat oleh regulator China lantaran pidatonya tersebut dan bahkan menyebabkan penangguhan penawaran umum perdana (IPO) raksasa Ant Group senilai 37 miliar dolar AS atau setara Rp521,8 triliun.

Baca Juga: Gawat, Gletser Afrika Mencair Picu Banjir dan Panas Ekstrem

Tak Mau Disorot

Sebelumnya terungkap kabar Jack Ma, disebut tidak mau menjadi pusat perhatian dan ingin fokus pada kegiatan amal dan hobinya.

Kabar tersebut keluar dari salah seorang pendiri Alibaba, Joe Tsai, Reuters melansir CNBC pada Rabu (15/6/2021). “Dia tidak mau jadi sorotan sekarang. Saya berbicara dengan dia setiap hari,” kata Tsai dalam acara di CNBC.

Alibaba pada April lalu dikenai denda senilai 2,8 miliar dolar AS karena praktik anti-kompetisi.

“Bisnis kami mengalami restrukturisasi dalam hal finansial dan juga soal regulasi antimonopoli. Kami harus membayar denda yang besar. Tapi, kami sudah melewatinya, kami menantikan apa yang ada di depan,” kata Tsai.

Jack Ma mengumumkan mundur dari Alibaba pada 2019 lalu.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago