Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Laka Maut Bus Sugeng Rahayu & 2 Motor di Madiun, Sopir Jadi Tersangka?

Kecelakaan beruntun anatar bus Sugeng Rahayu dengan dua sepeda motor di Madiun bikin tiga orang meninggal dunia.
SHARE
Laka Maut Bus Sugeng Rahayu & 2 Motor di Madiun, Sopir Jadi Tersangka?
SOLOPOS.COM - Kondisi sepeda motor yang mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Raya Solo-Madiun, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (10/8/2022). (Abdul Jalil/Solopos.com)

Solopos.com, MADIUN — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan bermotor terjadi Jalan Raya Solo-Madiun, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Rabu (10/8/2022) dini hari. Dalam kecelakaan itu, tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Dwi Jatmiko, mengatakan tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu adalah Bus Sugeng Rahayu berpelat nomor W 7377 UZ, sepeda motor Honda GL Max berpelat nomor AE 3408 PJ, dan sepeda motor Honda Supra berpelat nomor AE 3231 CA. Dalam kecelakaan itu tiga orang meninggal dunia. Ketiganya merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Dwi menyampaikan kernet dan sopir bus Sugeng Rahayu berpelat nomor W 7377 UZ sudah ditahan di Mapolres. Kedua orang tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Mengenai penetapan tersangka dalam kecelakaan maut itu, kata Dwi, pihaknya akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu.

Baca Juga: Bus Sugeng Rahayu Tabrak 2 Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Meninggal

“Kami akan melakukan gelar awal dulu untuk menetapkan tersangka. Siapa yang akan menjadi tersangka,” jelas dia, Rabu.

Dia menuturkan tiga orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun ini adalah satu orang pengendara sepeda motor Honda Supra atas nama Siti Sundari, 54, warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun; pengendara sepeda motor Honda GL Max bernama Lukas Edi Kurniawan, 21, warga Desa Grobogan, Kecamatan Jiwan; dan penumpang sepeda motor Honda GL Max bernama Igar Giras, 25, yang juga warga Desa Grobogan, Kecamatan Jiwan.

“Ketiga korban meninggal dunia langsung dibawa ke RSUD dr. Soedono Madiun,” kata Dwi.

Kronologi Kejadian

Mengenai kronologi kecelakaan ini, kata dia, awalnya bus Sugeng Rahayu berpelat nomor W 7377 UZ yang dikemudikan Budi melaju dari arah Madiun menuju ke Magetan di Jalan Raya Solo-Madiun. Setibanya di lokasi kejadian atau pertigaan Jalan Raya Solo-Madiun dengan Jl. Hasanudin, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor Honda yang dari arah Jl. Hasanudin hendak menyeberang ke arah timur atau ke arah Madiun.

Baca Juga: Pemaksaan Berjilbab, Guru SMAN 1 Banguntapan Minta Maaf ke Ortu Siswi

Saat menyeberang itu, sepeda motor yang dikendarai Siti Sundari itu ditabrak bus Sugeng Rahayu jurusan Madiun-Jogja. Kemudian bus itu membanting setir ke kanan, nahasnya pada waktu bersamaan melaju sepeda motor Honda GL Max yang melaju dari arah barat ke timur.

Sepeda motor itu pun akhirnya tertabrak. Bahkan sepeda motor yang ditumpangi Igar Giras dan Lukas Edi itu pun terbakar. Sedangkan dua orang yang menumpang sepeda motor itu meninggal dunia di lokasi kejadian.




Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode