Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp14.617,5 per Dolar AS, Rabu (25/5/2022)

Melemahnya dolar telah berhenti baru-baru ini karena kemungkinan Federal Reserve mempercepat misi kenaikan suku bunganya pada akhir tahun.
SHARE
Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp14.617,5 per Dolar AS, Rabu (25/5/2022)
SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA–Kurs rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (25/5/2022) ditutup menguat di tengah kurs mata uang asing di kawasan Asia bergerak variatif.

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,30% atau 43,5 poin sehingga parkir di posisi Rp14.617,5 per dolar AS.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Sementara indeks dolar AS pada pukul 15.05 WIB terpantau menguat 0,315 poin atau 0,31% ke level 102,18.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Sejumlah mata uang lain di kawasan Asia turut menguat pada perdagangan hari ini di antaranya rupee India naik 0,08%, won Korea Selatan naik 0,11%, dan ringgit Malaysia terapresiasi 0,08%.

Di sisi lain, yuan China terpantau melemah 0,24%, yen Jepang turun 0,20%, dan baht Thailand turun 0,42% terhadap dolar AS.

Baca Juga: Kurs Rupiah Ditutup Menguat di Posisi Rp14.661 per Dolar AS

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam riset hariannya mengemukakan melemahnya dolar telah berhenti baru-baru ini karena kemungkinan Federal Reserve mempercepat misi kenaikan suku bunganya pada akhir tahun.

Sementara itu, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde juga memberi isyarat suku bunga zona euro kemungkinan akan berada di wilayah positif pada akhir kuartal III/2022.

Hal ini memberi sinyal peningkatan setidaknya 50 basis poin pada suku bunga deposito dan memicu spekulasi kenaikan yang lebih besar pada musim panas ini.

Dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga tetap di 3,25% dan perkembangan inflasi yang tinggi membuat arus modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri sehingga kencangnya aliran dana tersebut membuat mata uang kembali perkasa.

“Namun euforia ini hanya bersifat sementara karena pelaku pasar saat ini condong ke bank sentral AS yang akan kembali menaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin,” kata Ibrahim dalam risetnya, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: BI Optimistis Kurs Rupiah akan Terjaga

Selain itu, pasar juga memantau perkembangan program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty tahap II sampai tanggal 20 mei 2022, jumlah Pajak Penghasilan (PPh) yang terkumpul sebanyak Rp9,25 triliun, sedangkan jumlah harta bersih yang diungkap sebesar Rp91,6 triliun.

“Sedangkan untuk perdagangan lusa, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.600—Rp14.650,” tutupnya.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Ditutup Perkasa terhadap Dolar AS

 



Kata Kunci : Rupiah Kurs Rupiah Dolar AS
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago