Kuota Pengunjung Candi Borobudur Jadi 10.000 Orang di Libur Lebaran
Solopos.com|jateng

Kuota Pengunjung Candi Borobudur Jadi 10.000 Orang di Libur Lebaran

Taman Wisata Candi Borobudur mengajukan tambahan kuota pengunjung candi Buddha terbesar di dunia ini menjadi 10.000 orang per hari.

Solopos.com, MAGELANG -- Taman Wisata Candi Borobudur mengajukan tambahan kuota pengunjung dari 4.000 orang per hari menjadi 10.000 orang per hari. Tambahan ini untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pada Lebaran 2021.

Mengutip Antara, Selasa (20/4/2021), General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, I Gusti Putu Ngurah Sedana,  mengatakan pengelola  sudah mengajukan tambahan kuota pengunjung ke Satgas Covid-19 tingkat provinsi maupun kabupaten.

Lonjakan pengunjung perlu diantisipasi, jangan sampai nanti dengan kuota 4.000 orang per hari masih kurang. Masyarakat antusias sekali datang ke Candi Borobudur karena tahun lalu tidak bisa ke sini.

Baca Juga : Masyarakat Serahkan Artefak Dukung Pelestarian Candi Borobudur

Pengunjung akan membeludak, karena sebelum pandemi waktu haril ibur itu sekitar 15.000 sampai 20.000 orang per hari. “Jadi jumlah pengunjung itu hanya 50 persen dari masa ramai sebelum pandemi biar bisa disesuaikan, karena 10.000 orang itu juga dari hitungan luasan zona II," katanya.

Pengelola mengusulkan kuota pengunjung untuk dinaikkan menjadi 10.000/hari menjelang Lebaran, mudah-mudahan sudah disetujui pada awal bulan Mei 2021. Ia menyampaikan para pengunjung nantinya akan datang ke Candi Borobudur karena sudah kangen, sudah satu tahun tidak melihat candi.

"Pada saat penetapan pemerintah bahwa dilarang mudik tanggal 6-17 Mei 2021 kami prediksi akan terjadi lonjakan pengunjung, bahkan sebelum tanggal ditetapkannya larangan mudik oleh pemerintah sudah meningkat. Kami sudah antisipasi, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI terkait pengamanan di wilayah Candi Borobudur," katanya.

Baca Juga : TWC Layani Wisata Gowes Rute Candi Prambanan-Candi Borobudur

Kuota 4.000 pengunjung saat ini kadang tercapai kadang tidak. Melihat tren pengunjung pada saat libur nasional bertepatan libur panjang akhir pekan pengunjung tembus di angka 4.000, kemudian pada hari-hari biasa sudah ada peningkatan menjadi 1.500 orang, hari Sabtu dan Minggu sudah di atas 2.000 orang.

"Menghadapi libur Lebaran tahun ini persiapan kami seperti sebelum pandemi, kami siapkan sarana prasarana untuk yang dilalui pengunjung, karena ini di masa pandemi jadi kami tekankan protokol kesehatan betul-betul ketat sekali," katanya.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago