[ X ] CLOSE

Kuliner Ini Cuma Ada Pas Puasa Ramadan di Solo, Apa Itu?

Ini dia kuliner yang cuma ada waktu puasa Ramadan di Solo. Kira-kira kuliner apa itu? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Kuliner Ini Cuma Ada Pas Puasa Ramadan di Solo, Apa Itu?
SOLOPOS.COM - Aktivitas pedagang takjil di Pasar Ramadan kawasan Manahan Solo, Jumat (24/4/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Tahukah Anda ada kuliner khas puasa yang ada pas Ramadan saja di Solo?

Kuliner satu ini adalah bubur samin. Penganan khas Kalimantan ini justru bisa kamu temukan di Masjid Darussalam di Kampung Jayengan, Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Tak Hanya Atta, Ini Deretan Artis yang Kena Covid Dua Kali

Kuliner khas Ramadan di Solo ini diolah dengan menggunakan minyak samin dan bumbu racikan lainnya. Adapun bumbunya adalah kapulaga, daun seledri, daun bawang, bawang bombai, wortel, adas, jinten, kayu manis, pala, ketumbar, jahe, kunyit, lengkuas dan kemiri.

Bubur samin semakin lezat dengan tambahan susu dan sumsum sapi. Proses memasak kuliner Ramadan di Solo ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca Juga:  Bosan Makan Itu-itu Aja? Ini Ada Menu Sahur yang Praktis dan Cepat

Juru masak andalan memasak bubur samin sejak pagi dengan bahan utama 50 kilogram beras. Biasanya, bubur siap dibagikan kepada masyarakat pada sore hari.

bubur samin solo
Bubur Samin khas Banjarmasin yang dibagikan gratis di Masjid Darussalam Solo. (Detik.com)

Kuliner Khas Ramadan Bubur Samin Libur Dulu

Sayangnya, pihak Masjid Darussalam meniadakan pembagian kuliner khas Ramadan Solo, bubur samin ini.

Hal tersebut diungkap oleh Ketua Takmir Masjid Darussalam, H Rosyidi Muhdlor. Dia mengatakan untuk kedua kalinya, bubur samin yang menjadi santapan berbuka puasa di Solo ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bingung Mau Makan Apa? Ini 5 Kuliner Malam di Solo yang Cocok Buat Sahur

"Ini sudah kedua kalinya tidak ada pembagian bubur samin, sebenarnya banyak yang menanyakan. Tapi karena kondisinya seperti ini," kata dia dilansir Detik.com, Selasa (13/4/2021).

"Kerumunan banyak sampai 500 lebih. Maka kita meniadakan dulu. Meski ada usul diterapkan protokol kesehatan, tapi sulit," tambah dia.

Baca Juga: Intip Keindahan Guatape Dam Kolombia, Wisata Hit yang Bakal Ditiru WGM Wonogiri

Dia mengatakan pembagian kuliner khas Ramadan Solo ini sudah berlansung sejak lama. Biasanya warga yang menginginkan bubur samin tinggal datang saja ke masjid yang berlokasi di Jl Gatot Subroto itu.

"Untuk pembagian bubur samin ke masyarakat sudah sejak tahun 1980-an. Tapi kalau untuk jamaah masjid sendiri sudah sejak 1965-an," ungkap dia.

Baca Juga:  Tak Hanya Kalangan Artis, 5 Tokoh Bangsa Ini Juga Bergelar Keraton Solo



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago