Kronologi Terdeteksinya Omicron di Kota Semarang

Covid-19 varian Omicron terdeteksi masuk ke wilayah Kota Semarang, di mana ada empat warga dari lingkungan satu keluarga yang terpapar.
SHARE
Kronologi Terdeteksinya Omicron di Kota Semarang
SOLOPOS.COM - Ilustrasi melawan persebaran virus Covid-19 varian Omicron. (freepik)

Solopos.com, SEMARANG – Sebanyak empat warga Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) dinyatakan terpapar Covid-19 varian Omicron. Keempat pasien yang terpapar Omicron itu berasal dari satu keluarga.

Kasus Omicron ini terdeteksi dari hasil 25 sampel whole genome sequencing (WGS) yang dikirimkan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jateng di Kota Semarang, beberapa hari lalu.

PromosiOrang Solo Suka Belanja Gadget di Tokopedia, Seller Untung 2 Kali Lipat

Dari 25 sampel itu, empat di antaranya dinyatakan positif Omicron. Sementara sisanya merupakan varian Delta.

Baca juga: Jateng Catat Perdana Kasus Omicron, Gubernur Ganjar: Tidak Perlu Panik

Dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos dari DKK Semarang, temuan Omicron ini diperoleh dari satu keluarga. Mereka terpapar Omicron dari salah satu anggota keluarga yang baru saja pulang dari Malaysia pada 23 Desember 2021.

Pasien yang baru pulang dari Malaysia itu sebenarnya sempat melakukan karantina di Wisma Atlet Jakarta. Ia bahkan sempat menjalani tes PCR pada tanggal 30 dan 31 Desember 2021 dengan hasil negatif.

Meski demikian, setelah pulang ke Semarang, tepatnya 1 Januari 2022, ia merasa tidak enak badan. Ia kemudian menjalani tes PCR di sebuah klinik swasta dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 3 Januari 2022. Kemudian pada tanggal 5 Januari, istri dan kakaknya menjalani PCR secara mandiri di klinik swasta dan hasilnya positif.

Mengetahui hal itu, petugas Puskesmas Tlogosari Kulon pun langsung melakukan tracing terhadap 26 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19 itu. Dari hasil tracing itu didapati satu orang lagi yang terpapar Covid-19, yakni si anak pasien pertama.

Baca juga: Warga Sukoharjo Terpapar Omicron Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Kota

Kepala DKK Semarang, Abdul Hakam, menyebutkan keempat pasien Covid-19 varian Omicron itu pun telah menjalani isolasi secara mandiri, karena tidak memiliki gejala dan telah menjalani vaksinasi secara lengkap.

“Tanggal 18 Januari 2022, mereka sudah dinyatakan negatif [sembuh],” ujar Hakam dalam keterangan tertulis, Jumat (21/1/2022).

Kendati demikian, Hakam mengaku akan menindaklanjuti penemuan varian Omicron itu dengan mengaktifkan surveilans pendatang. Pendatang dari Jakarta maupun luar negeri akan diminta untuk melakukan tes swab lagi saat tiba di Kota Semarang.

Pemkot Semarang juga akan meningkatkan skrining TTU, mengaktifkan pemantauan kedatangan melalui aplikasi Sidatang, serta menyiagakan 3 T, rumah sakit dan isolasi terpusat. “Kepada warga Kota Semarang tidak perlu risau. Varian apapun asal tetap disiplin prokes, sudah vaksin lengkap plus booster, insyaallah diberikan perlindungan. Kuncinya tetap prokes,” tegas Hakam.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago