Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kronologi Lestari Dikhianati Yusuf Mansur: Mobil Hilang-Hidup Susah

Pengusaha asal Jogja, Lestari, menjelaskan kronologi dirinya menolong Yusuf Mansur hingga merasa ditipu.
SHARE
Kronologi Lestari Dikhianati Yusuf Mansur: Mobil Hilang-Hidup Susah
SOLOPOS.COM - Lestari, pengusaha asal Jogja yang mengaku ditipu Ustaz Yusuf Mansur. (Youtube)

Solopos.com, JAKARTA — Mantan pengusaha asal Jogja, Lestari, 59, kecewa berat telah dikhianati oleh dai kondang, Ustaz Yusuf Mansur. Kehidupannya berubah drastis setelah mengenal pria bernama asli Jam’an Nurchotib itu.

Lestari kali pertama mengenal sang ustaz pada 1999, saat Yusuf Mansur masih lajang. Dia sering membantu dengan menyokong dana kebutuhan Yusuf Mansur.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Sayangnya, semua kebaikannya dibalas dengan dusta. Dia menyatakan Yusuf Mansur mengkhianati kepercayaannya hingga membuat rumahnya terjual untuk membayar tanggungan sang dai yang menggadaikan mobil-mobil rental.

“Inget dong dulu, tega banget gara-gara kamu saya enggak punya rumah. Terlunta-lunta di Batam. Kembalikan uang saya yang kamu bawa,” ujar Lestari saat diwawancarai wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama, Jumat (8/4/2022) lalu.

Wawancara itu diunggah di kanal Youtube Thayyibah Channel dan dikutip Solopos.com, Senin (11/4/2022). Dalam video itu dia menceritakan kronologi permasalahannya dengan Yusuf Mansur.

Baca juga: Inilah Lestari, Pengusaha yang Tampung Yusuf Mansur Tapi Malah Ditipu

Gadai Mobil

Lestari mengaku selama 10 tahun hidup di Jakarta, semuanya berjalan normal. Namun sejak mengenal Yusuf Mansur, kehidupannya berubah drastis.

Ia dikenalkan seorang rekannya bernama Iwak, untuk penggadaian sebuah mobil. Berawal dari penggadaian pertama itu Yusuf Mansur lantas menggadaikan beberapa mobil lainnya yang ia sebut sebagai milik saudaranya. Belakangan diketahui ternyata semua mobil yang digadaikan Yusuf Mansur itu merupakan mobil sewaan di sebuah rental terkenal di Jakarta.

“Dia menggadaikan mobil ke saya. Pertama starlet Rp10.000. Beberapa pekan kemudian dia membawa dua mobil Kijang, masing-masing digadaikan Rp10 juta,” terang Lestari.

“Dia menggadaikan mobil ke saya. Pertama starlet Rp10.000. Beberapa pekan kemudian dia membawa dua mobil Kijang, masing-masing digadaikan Rp10 juta,” terang Lestari.

Kala itu Yusuf Mansur mengaku mobil yang digadaikan adalah milik keluarganya. Namun dia tidak bisa menunjukkan BPKB yang belakangan diketahui mobil rental.

“Pas saya pergi ke Cipondoh kalau enggak salah, pulangnya sampai ke gerbang masuk ada petugas di rumah saya. Si Jamán kemudian dibawa sama petugas, ke mana enggak tahu. Akhirnya mobil ditarik sama rental dan uangnya tidak dikembalikan,” kenangnya.

Baca juga: Kisah Lestari Dikhianati Yusuf Mansur: Numpang Hidup Malah Jual Rumah

Jual Wartel hingga Rumah

Kala itu Lestari yang masih muda rela menjual harta benda termasuk wartel dan rumahnya untuk menolong Yusuf Mansur. Dia sama sekali tidak mengira akan menjadi korban penipuan orang yang dianggap sangat santun.

“Saya pikir dia orangnya santun, salatnya tekun. Hari-hari dia suka ke rumah. Mobil yang digadai ke saya itu dia sering pakai juga. Saya pikir dia orang baik, saya percaya saja,” sambung dia.

“Ibaratnya Yusuf Mansur itu menumpang hidup di rumah saya. Sering ke rumah saya, makan di rumah saya. Kalau tidak ada uang untuk makan juga sering saya kasih,” imbuh dia.

Tuntut Tanggung Jawab

Akan tetapi, sampai saat ini Lestari belum melihat itikad baik dari Yusuf Mansur. Dia pun meminta sang ustaz bertanggung jawab atas nasibnya yang hidup terlunta-lunta. Hubungan dengan keluarganya pun rusak karena dia dituding penipu lantaran mati-matian membela Yusuf Mansur kala itu.

Baca juga: Rumah Terjual, Lestari Bertekad Tuntut Ustaz Yusuf Mansur

Lestari mengaku telah berulang kali mendatangi rumah Yusuf Mansur untuk menagih tanggung jawab. Sayangnya upaya perempuan tua itu belum berhasil hingga kini.

“Saya sampai dicap penipu sama saudara, karena saya membela Jam’an. Saya dulu masih polos. Saya enggak kenal orang yang tipu-tipu. Sekarang baru sadar janjinya bohong. Total uang saya yang dibawa Jamán sekitar Rp25 juta kalau di zaman 1999. Kalau dikonversikan dengan kurs sekarang bisa mencapai Rp2 miliar. Termasuk surat-surat perusahaan miliknya yang juga masih dipegang oleh Yusuf Mansur,” tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan, Solopos.com belum mendapatkan konfirmasi dari Ustaz Yusuf Mansur. Dia tampak aktif di Instagram dan menyebut tidak memikirkan banyak berita miring yang menerpa dirinya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode