Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kreatif! Warga Ampel Boyolali Bikin Tulisan Penyemangat di Pagar

Saat memasang umbul-umbul sudah sangat mainstream, warga RT 01/RW 07, Dusun Tumpak, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali punya cara lain untuk menghiasi lingkungan mereka di momentum HUT ke-77 Kemerdekaan RI ini.
SHARE
Kreatif! Warga Ampel Boyolali Bikin Tulisan Penyemangat di Pagar
SOLOPOS.COM - Warga Dusun Tumpak Desa Sidomulyo, Budi menempelkan tulisan di pagar rumah warga, Rabu (10/8/2022). (Solopos.com/Nova Malinda)

Solopos.com, Boyolali — Tiap daerah mempunyai cara sendiri untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Umumnya warga mengadakan lomba-lomba dan memasang bendera dan umbul-umbul di sepanjang jalan.

Ada pula yang membuat kreasi seperti yang dilakukan warga RT 01/RW 07, Dusun Tumpak, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali ini. Mereka menghiasi pagar mereka dengan kutipan bernada positif dan edukatif. Tulisan tersebut dibuat dari semen yang kemudian ditempelkan permanen di setiap pagar rumah warga.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Tujuannya untuk memberikan nasihat dan energi positif untuk warga yang melewati jalan ini, juga agar kampung nya semakin terlihat indah,” ucap inisiator kegiatan, Budi Santosa, saat ditemui Solopos.com, Rabu (10/8/2022).

tulisan kreatif
Tulisan di pagar rumah warga RT 01/RW 07 Dusun Tumpak, Desa Sidomulyo, Ampel Boyolali, Rabu (10/8/2022). (Solopos.com/Nova Malinda)

Ia menjelaskan pengerjaan tulisan di pagar dimulai sejak Selasa (9/8/2022). Targetnya seluruh pagar rumah Warga di RT 01 selesai diberi tulisan sebelum HUT tiba. Dalam mengerjakannya, dibantu oleh satu rekannya yang masih satu RT.

Baca Juga: Berkah Agustusan, Perajin Lilin di Ampel Boyolali Kebanjiran Order

Beberapa tulisan yang sudah selesai dibuat berisi kutipan bijak, ada yang berasa Jawa ada pula yang berbahasa Indonesia. Misalnya, Akehno Nyukuri Nikmat Supoyo Ora Sambat.

Untuk menambah kreativitas, sambung Budi, tulisan yang selesai dibuat akan diwarnai oleh anak-anak yang tinggal di lingkungan RT itu.

“Kami yang mewarnai tulisan itu menggunakan cat warna dasar putih, setelahnya baru dicat sesuai keinginan” ucap, Moris dan Jihan, dua bocah berusia sembilan tahun yang tinggal di RT itu.

Warga lain, Margono, mengatakan RT-nya menjadi lokasi percontohan oleh Desa Sidomulyo yang akan dirintis sebagai desa wisata. “RT lain juga sudah ada rencana yang ingin membuat seperti ini,” ucap Margono.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode