Korban Meninggal Kecelakaan Wonogiri Diduga Mabuk, Begini Tanggapan Polisi
Solopos.com|soloraya

Korban Meninggal Kecelakaan Wonogiri Diduga Mabuk, Begini Tanggapan Polisi

AS, 31, korban meninggal kecelakaan di Wonogiri yang melibatkan truk dan mobil sedan diduga mabuk saat berkendara. Polisi belum bisa memastikan hal itu.

Solopos.com, WONOGIRI - AS, 31, korban meninggal kecelakaan di Wonogiri yang melibatkan truk dan mobil sedan diduga mabuk saat berkendara. Polisi belum bisa memastikan hal itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan di ruas Jalan Raya Selogiri-Wonogiri, tepatnya di Desa Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, sekitar pukul 04.30 WIB. Sebuah truk bertabrakan dengan mobil sedan.

Truk Isuzu berpelat nomor H 9194 AA dikendarai oleh TS, 42, warga Semarang. Sementara pengemudi mobil sedan Honda City berpelat nomor K 8171 AF dikendarai oleh AS, warga Nguter, Sukoharjo. AS dinyatakan meninggal akibat kecelakaan itu.

Baca Juga: Kecelakaan Truk vs Mobil Sedan di Wonogiri, Warga Nguter Sukoharjo Meninggal

Beredar di media sosial bahwa diduga korban meninggal akibat kecelakaan di Wonogiri itu mabuk saat mengendarai mobil. Menanggapi hal itu, Kanit Laka Satlatas Polres Wonogiri, Ipda Broto Suwarno tidak bisa memastikan. Namun, dari mulutnya tidak ada tanda-tanda mabuk.

Akibat kejadian itu, kata dia, kerugian material diduga mencapai Rp5 juta. Bagian depan kanan mobil sedan mengalami kerusakan yang parah.

"Kami mengimbau kepada para pengendara agar tetap hati-hati. Mengecek kelayakan kendaraan dan selalu mengatur kecepatan saat berkendara. Lebih baik lambat asal selamat," kata Broto saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Ipda Broto menjelaskan Kecelakaan itu bermula saat truk dari melaju dari arah Wonogiri menuju Sukoharjo. Setelah sampai di tempat kejadian, dari arah berlawanan muncul kendaraan sedan city yang melaju melebihi jalur markah jalan.

"Mobil sedan itu melaju di jalur truk. Karena jarak yang terlalu dekat kecelakaan tidak bisa terhindar. Akhirnya kedua kendaraan itu berbenturan. Setelah berbenturan, truk banting setir ke kanan dan menabrak pagar bangunan," kata Broto.

Baca Juga: Memperkuat Posko Covid-19 saat Karantina Mandiri

Menurut dia, kondisi jalan di lokasi kejadian lurus dan halus. Truk dalam keadaan muatan kosong. Pasalnya, truk itu habis mengangut muatan lem dari Trenggalek, Jawa Timur. Truk akan balik ke Semarang.

"Korban mengalami luka di bagian kepala dan dada. Sempat dievakuasi dan meninggal dunia di rumah sakit," ungkap Broto.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago