Korban Meninggal Kecelakaan Karambol Salatiga Polisi Berpangkat Bripka

Satu korban yang meninggal akibat kecelakaan karambol di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga adalah polisi berpangkat Bripka.
Korban Meninggal Kecelakaan Karambol Salatiga Polisi Berpangkat Bripka
SOLOPOS.COM - Truk yang terlibat kecelakaan karambol terguling di JLS Salatiga, Senin (29/11/2021). (Istimewa/Humas Polres Kota Salatiga)

Solopos.com, SALATIGA — Kecelakaan karambol yang terjadi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (29/11/2021), memberikan duka mendalam bagi keluarga besar Kepolisian Resor (Polres) Kota Salatiga. Hal itu dikarenakan satu korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut itu adalah polisi yang bertugas di wilayah Salatiga.

Promosi"Nobel Vietnam" untuk Terobosan Sains dan Teknologi bagi Kemanusiaan

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Salatiga, AKP Slamet Hari Trianto, membenarkan korban meninggal dunia dalam kecelakaan karambol di JLS Salatiga itu merupakan polisi berpangkat Bripka. Korban bernama Yumri, berusia 37 tahun, warga Demakan RT 003/RW 011, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

“Bripka Yumri sehari-hari bertugas di Polsek Argomulyo Polres Kota Salatiga,” ujar Slamet kepada Solopos.com, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Karambol Salatiga yang Sebabkan 1 Polisi Meninggal

Bripka Yumri meninggal saat mengendarai Suzuki Karimun berpelat nomor H 8724 KL. Ia meninggal setelah mengalami luka di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD Salatiga, namun tidak tertolong.

Berdasarkan informasi yang diterima Solopos.com, kecelakaan itu bermula saat truk tronton yang memuat makanan kemasan melaju dari arah Solo menuju Semarang di JLS Salatiga, tepatnya wilayah Gamol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti. Saat melintas di jalan menurun, truk itu tak terkendali, diduga akibat mengalami kerusakan rem atau rem blong.

Truk tronton itu pun menabrak truk yang memuat ayam hingga melewati median jalan dan menabrak empat mobil lain yang melaju dari arah berlawanan. Total ada enam kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu, selain truk tronton dan truk bermuatan ayam, kecelakaan karambol di JLS Salatiga itu juga melibatkan dua unit mobil Karimun, dan satu mobil Honda Mobilio, dan Timor.

Baca juga: Diburu! Sopir Truk Tronton yang Picu Kecelakaan Karambol di Salatiga

Sementara itu, setelah kecelakaan sopir truk tronton langsung melarikan diri. Hingga kini, sopir atau pengemudi truk tronton itu masih dalam pencarian atau buron.

“Informasi dari Satlantas [Polres Salatiga] hingga kini sopir belum tertangkap. Tapi, kami sudah mengantongi identitas pengemudi itu,” tegas Slamet.


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago