Jalan Slamet Riyadi yang dahulu bernama Poerwosariweg pada 1950. (KIT/Twitter)
Espos Plus Soloraya

Kisah Tiga Pemerintahan di Satu Surakarta, Kota Kolonial dan Raja-Raja

Pada abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20, Kota Solo memiliki tiga pemerintahan berbeda yakni Kasunanan Surakarta, Kadipaten Mangkunegaran dan Residen Belanda.

Solopos.com, SOLO — Pada abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20, Kota Solo memiliki tiga pemerintahan berbeda yang wilayahnya juga terbagi menjadi tiga, sebagai kota kolonial dan kota raja-raja. Terbentuk sebagai imbas perselisihan trah Mataram berikut campur tangan pemerintah Hindia-Belanda.

Ketiga pemerintahan tersebut berjalan berdampingan hingga mewujudkan Kota Surakarta yang maju, bahkan dikatakan hampir sejajar dengan Batavia kala itu [kini Jakarta]. Solo menjelma menjadi kota dagang, kota kolonial, dan kota kerajaan. Seluruhnya berkelindan yang jejaknya masih tampak sampai saat ini.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode