top ear
Matrawi, 55, Warga Desa Sumurgeneng, Jenu, Tuban. (Detik.com)
  • SOLOPOS.COM
    Matrawi, 55, Warga Desa Sumurgeneng, Jenu, Tuban. (Detik.com)

Kisah Pak Matrawi Tak Bisa Nyetir, Tapi Borong 2 Mobil Usai Dapat Ganti Rugi Kilang Minyak di Tuban

Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, ramai-ramai membeli mobil usai mendapat uang ganti rugi proyek kilang minyak.
Diterbitkan Kamis, 18/02/2021 - 16:15 WIB
oleh Solopos.com/Newswire
2 menit baca

Solopos.com, TUBAN - Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, ramai-ramai membeli mobil usai mendapat uang ganti rugi proyek kilang minyak. Salah satunya adalah Matrawi, 55, yang memborong dua mobil sekaligus.

Matrawi memiliki tanah seluas 6.000 meter persegi yang terdampak kilang minyak di Tuban. Tanah tersebut merupakan tanah warisan. Setelah mendapat uang ganti rugi, dia lantas membeli dua mobil sekaligus.

Baca Juga: Dukung Digitalisasi UKM, JNE Ingatkan Pentingnya Strategi Pemasaran Online

Kendati demikian, dia mengaku belum bisa mengendarai mobil. Setelah mobilnya datang, dia baru belajar. Hingga kini dia sudah mulai bisa mengemudi mobil, namun belum berani ke tempat ramai.

"Ya belajar setelah punya. Kalau sebelumnya belum bisa. Sekarang kalau di desa sudah bisa dan berani. Kalau di kota belum," tutur Matrawi seperti dikutip dari detik.com, Kamis (18/2/2021).

Matrawi sendiri mengaku masih akan bertani meski sudah didapuk sebagai orang kaya baru. Terlebih, dia juga sudah membeli tanah lagai setelah tanahnya terdampak kilang minyak.

"Tetap tani, ini juga mau ke ladang. Alhamdulillah pokoknya. Soalnya sebagian uang juga dibelikan kembali tanah yang ada di sebelah desa sini," lanjut Matrawi.

Baca Juga: Gelar Hajatan Langgar Prokes, 2 Rumah Makan di Sukoharjo Didenda Rp500.000

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Desa Sumurgeneng itu beramai-ramai memborong mobil baru. Video pembelian mobil itu pun viral di media sosial. Dalam video tersebut terdapat 17 mobil yang datang ke Desa Sumbergeneng.

Usut punya usut, warga ddi desa tersebut ternyata baru saja mendapat ganti rugi kilang minyak di Tuban. Rata-rata warga mendapat ganti rugi senilai Rp8 miliar, dan paling tinggi ada yang dapat Rp28 miliar.

"Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang. Terakhir kemarin ada 17 mobil baru," kata Kades Sumurgeneng, Gihanto.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya