top ear
 Mbah Slamet, lumpuh dan tinggal dalam rumah bambu dekat kandang ayam, Klaten, Selasa (4/8/2020). (Detik.com)
  • SOLOPOS.COM
    Mbah Slamet, lumpuh dan tinggal dalam rumah bambu dekat kandang ayam, Klaten, Selasa (4/8/2020). (Detik.com)

Kisah Mbah Slamet di Tulung Klaten, Lumpuh Tinggal di Gubuk Bambu Dekat Kandang Ayam

Kisah tragis kali ini tentang sosok Mbah Slamet yang tinggal di gubuk bambu dekat kandang ayam di Tulung, Klaten.
Diterbitkan Selasa, 4/08/2020 - 16:31 WIB
oleh Solopos.com/Newswire
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN – Kisah tragis kali ini tentang sosok Mbah Slamet, nenek-nenek yang tinggal di gubuk bambu dekat kandang ayam di Klaten, Jawa Tengah. Wanita tua yang lumpuh itu tinggal di rumah tak layak huni tersebut selama enam bulan terakhir.

Dulu Mbah Slamet tinggal rumah keponakannya, Hartono, 38. Rumah wanita tua berusia 70 tahun itu berlokasi di Dusun Kalung, Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Klaten.

“Dulu tinggal serumah dengan keluarga saya. Tapi karena rumah bagian belakang jebol atapnya. Saya buatkan tempat di sini,” terang Hartono seperti dikutip dari Detik.com, Selasa (4/8/2020).

Ingat Mbah Minto Klaten? Kini Punya Rumah Baru Loh… 

Hartono mengatakan, Mbah Slamet yang tidak memiliki suami dan anak tinggal bersama keluarganya di Tulung, Klaten sejak 2012. Mbah Slamet adalah kakak dari ibunya yang telah meninggal.

Ayah Hartono, Sartono, 65, sempat membuatkan tempat tinggal untuk kakak iparnya itu di belakang rumah pada 2012. Namun, kini atap kamarnya jebol.

Akhirnya Hartono dan Sartono membuatkan gubuk bambu di tanah kas desa yang berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya untuk tempat bernaung Mbah Slamet. Menurut Hartono, gubuk tersebut tidak pernah bocor. Bahkan, kadang ayahnya ikut tinggal di sana.

Dukun Cilik Ponari Kini Sudah Nikah Mblo! Kamu Kapan?

Gubuk bambu yang ditinggali Mbah Slamet berukuran 3x4 meter dengan dinding bambu dan kayu yang disambung-sambung. Tidak ada perabot apapun kecuali dipan dan dapur. Bagian depan gubuk tersebut dipakai untuk beternak ayam kampung.

Warga Karanganom

Hartono menambahkan, Mbah Slamet merupakan warga Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Klaten dan memiliki Jamkesmas. Istri Hartono, Erni, 30, mengatakan keluarganya merawat nenek tersebut setiap hari.

“Kondisinya lumpuh sejak umur 14 tahun dan tidak berumah tangga,” terang Erni.

Kocak Penuh Makna, Begini Potret Kekecewaan Dan Kritik Warga Solo Terhadap Pilkada Dalam Ilustrasi Visual

Erni menjelaskan, budenya itu memiliki beberapa keponakan di Karanganom. Namun dia memilih tinggal bersama keluarganya di Tulung.

“Kemarin dari yayasan sudah datang. Nanti dibuat kamar baru di rumah saya,” sambung dia.


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci : #kisah tragis


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini