top ear
Bandono (kanan) berbincang dengan awak media di rumah dinasnya di Kompleks SDN Mijen, Jagalan, Solo, Rabu (22/1/2020) siang. (Solopos-Kurniawan)
  • SOLOPOS.COM
    Bandono (kanan) berbincang dengan awak media di rumah dinasnya di Kompleks SDN Mijen, Jagalan, Solo, Rabu (22/1/2020) siang. (Solopos-Kurniawan)

Kisah Bandono, PNS Penjaga SDN Mijen Solo Punya 15 Anak

Kisah unik PNS Solo memiliki 15 anak.
Diterbitkan Rabu, 22/01/2020 - 14:31 WIB
oleh Solopos.com/Kurniawan
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Seorang laki-laki penjaga SDN Mijen, Jagalan, Jebres, Solo, bernama Bandono, 56, diketahui mempunyai 15 anak dari istrinya, Nur Wigati, 50.

Sebanyak 15 anak bandono-Nur Wigati lahir kurun waktu tahun 1989 hingga 2011. Kini, menjelang berakhirnya masa tugasnya sebagai aparatur sipil negara/ASN atau PNS, Bandono masih harus berjuang menuntaskan pendidikan tiga anaknya.

Masih ada satu anaknya yang bersekolah di jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan dua anak lain bersekolah di sekolah dasar (SD).

Saat diwawancara wartawan di rumah dinasnya yang berukuran 5x7 meter persegi di Kompleks SDN Mijen Solo, Rabu (22/1/2020) siang, Bandono mengaku tak pernah membayangkan bakal mempunyai 15 anak.

“Dulu istri ikut KB [keluarga berencana], tapi sepertinya tidak cocok. Kalau pakai pil merasa pusing,” tutur dia pelan.

Bandono dan Nur Wigati menikah pada 28 September 1988. Selang setahun ke depan anak pertama mereka lahir diberi nama Ratih Kirana Dewi. Tak menunggu lama, anak kedua mereka lahir tahun 1990.

“Rata-rata 1,5 tahun melahirkan,” imbuh dia.

Kendati diakui banyak kendala yang dirasakan, Bandono sadar perjuangannya mengasuh dan membesarkan anak-anak belum selesai.

Tapi dia bertekad terus berjuang hingga anak-anaknya menyelesaikan pendidikan formal di sekolah negeri.

“Alhamdulillah anak-anak saya sejak kecil sampai besar banyak yang sehat. Harapan orang tua kepada anak ya bisa menyekolahkan mereka sampai selesai. Walau kendalanya ya banyak. Saya dan istri akan terus berjuang semampu kami,” tekad dia.

Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp80.000/Kg

Kepala SDN Mijen, Joko Santosa, 57, menuturkan Bandono adalah sosok yang rajin dan bertanggung jawab.

Setiap hari, ungkap Joko, Bandono rutin membukakan pintu sekolah, menyapu halaman, membersihkan toilet, serta menyiram tanaman.

Joko menerangkan kondisi keluarga Bandono-Nur Wigati yang mempunyai 15 anak pernah dijenguk Iriana Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi Ketua TP PKK Solo. Menurut Joko Santosa, Iriana bertemu dan berbincang langsung dengan Bandono dan keluarganya.

Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkini