Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kinerja Ditjen Imigrasi Semester I 2022, Terima Rp1,4 Triliun dari PNBP

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI mencatat PNBP dari tugas dan fungsi keimigrasian mencapai Rp1,4 triliun selama semester I 2022.
SHARE
Kinerja Ditjen Imigrasi Semester I 2022, Terima Rp1,4 Triliun dari PNBP
SOLOPOS.COM - Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Supartono, memberikan sambutan saat Workshop Refreshment Perbendaharaan dan Evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran pada Satuan Kerja Keimigrasian di Yogyakarta, Kamis-Jumat (30-31/6/2022). (Istimewa)

Solopos.com, YOGYAKARTA — Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) RI mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari tugas dan fungsi keimigrasian mencapai Rp1,4 triliun selama Januari hingga pekan ketiga Juni 2022.

Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Supartono, menyampaikan hal ini saat Workshop Refreshment Perbendaharaan dan Evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran pada Satuan Kerja Keimigrasian di Yogyakarta, Kamis-Jumat (30-31/6/2022).

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Penerimaan ini, imbuh Supartono, telah mencapai 72 persen dari target Rp2 triliun. Dirinya optimistis realisasi penerimaan PNBP Ditjen Imigrasi di tahun 2022 akan terus membaik dan meningkat seiring dengan dibukanya perbatasan (border) antarnegara.

“Situasi saat ini yang semakin membaik mendongkrak pelayanan keimigrasian, baik penerbitan paspor, izin tinggal atau Visa on Arrival (VoA) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” ujarnya seperti dilansir dari siaran pers yang diterima Solopos.com, Kamis (30/6/2022).

Supartono juga mengimbau Kepala Kantor Imigrasi dan Rumah Detensi Imigrasi untuk mematuhi Instruksi Presiden No.2/2022. Pihaknya mengharapkan penyerapan anggaran satuan kerja Imigrasi dapat memberi kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri dalam negeri. Hal ini khususnya melibatkan peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

Baca Juga : Dokumen UAS Oke tapi Imigrasi Indonesia Tak Bisa Intervensi Singapura

Realisasi ini menurutnya mampu meningkatkan angka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara berkelanjutan dan bukan sekadar pelengkap syarat dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kita tentu berharap hal tersebut akan menimbulkan multiplier effect yang sangat besar di masyarakat,” harapnya.

Workshop ini dihadiri seluruh kepala divisi keimigrasian, kepala kantor imigrasi dan rumah detensi imigrasi se-Indonesia yang merupakan mitra kerja BNI, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia. Acara ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta, Imam Jauhari.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode