[x] close
Ketiga Kalinya, ISI Surakarta Gelar Wisuda Secara Daring
Solopos.com|soloraya

Ketiga Kalinya, ISI Surakarta Gelar Wisuda Secara Daring

Institut Seni Indonesia atau ISI Surakarta melaksanakan wisuda Periode I 2021 dengan melepeas 189 wisudawan secara daring, Kamis (15/4/2021).

Solopos.com, SOLO -- Institut Seni Indonesia atau ISI Surakarta menggelar acara Wisuda Program Sarjana, Magister dan Doktor Periode 1 2021 pada Kamis (15/4/2021).

Acara yang digelar secara daring itu dibuka langsung oleh Ketua Senat ISI Surakarta, Prof Sri Rochana W di Pendopo GPH Joyokusumo ISI Surakarta, Jebres, Solo.

Baca Juga: Waduh, Penyebaran Covid-19 di Sleman Masih Tinggi, Hampir Semua Kapenawon Zona Merah

Pada acara wisuda tersebut, ISI Surakarta berhasil melepas 189 wisudawan yang terdiri dari tujuh Diploma IV, 144 Strata 1, 31 Strata II (magister) dan tujuh Srata III (doktor).

Meski digelar daring, ada lima wisudawan yang hadir di Pendopo GPH Joyokusumo itu sebagai perwakilan dari masing-masing fakultas.

Baca Juga: Geger Biaya Pemakaman di Ponorogo Rp5 Juta Sampai Sekda Turun Tangan, Begini Ceritanya

Pada sambutannya, Rektor ISI Surakarta, Guntur, menjelaskan, wisuda daring ini dilakukan dengan penuh pertimbangan. Pasalnya, ISI Surakarta mengutamakan kesehatan dan keselamatan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Wisuda melalui model jejaring yang diselenggarakan ISI surakarta ketiga kali ini didasari dengan penuh pertimbangan, terutama kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama. Saya berharap kita semua warga ISI Surakarta dan saudara dengan orang tua diberi ketabahan dan kesehatan dalam menghadapi cobaan ini dan pandemi Covid-19 segera berakhir," kata Guntur.

Baca Juga: Vaksinasi Guru demi Menjaga Mutu Pendidikan

Pada kesempatan itu, Guntur berpesan kepada mahasiswa ISI Surakarta yang diwisuda hari ini agar bisa berkarya sesuai dengan keprofesionalannya masing-masing.

"Saya bangga melepas suadara-saudara untuk mengabdikan ilmu kreativitas dan inovasi kepada masyarakat serta berkarya untuk perkembangan seni dan budaya," ucap dia.

Baca Juga: THR di Boyolali Harus Diberikan Sesuai Ketentuan, Dinkopnaker Siap Terima Aduan

Wisuda ISI Surakarta di Tengah Tantangan Pandemi

Sebagai perwakilan wisudawan, Ketri Afifa mengatakan pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan besar bagi alumni ISI Surakarta untuk terus berkontribusi demi kemajuan seni Indonesia.

"Menjadi sebuah tantangan bagi kami yang lulus di tengah pandemi agar menjadi sosok yang kuat di tengah pandemi," ucap dia.

Baca Juga: Perusahaan di Wonogiri dan Boyolali mulai Buka Lowongan, Mana Saja?

Dia juga berharap alumni ISI Surakarta mampu menjadi garda terdepan dalam menghidupkan kesenian Indonesia meski pandemi Covid-19 masih menyelimuti Tanah Air.

"Di era digital serba cepat dapat membuat kita terhubung dan berinteraksi dengan yang lain. Seperti saat ini kita bisa wisuda di tempat masing-masing. sebagai insan gemblengan perguruan tinggi seni tentunya harus memberikan inovasi baru. Kita harus menjadi garda depan utk menghidupkan seni di negara ini," jelas dia.

Baca Juga:  10 Kota Tersehat di Jawa Tengah, Ada Daerah Kamu?



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago