top ear
Ilustrasi cuci tangan (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi cuci tangan (Freepik)

Kesadaran Warga Boyolali Terapkan Protokol Kesehatan Meningkat, Lanjutkan!

Kesadaran warga Boyolali menerapkan protokol kesehatan, khususnya menci tangan dengan sabun meningkat.
Diterbitkan Selasa, 27/10/2020 - 09:23 WIB
oleh Solopos.com/Chelin Indra Sushmita
2 menit baca

Solopos.com, BOYOLALI – Pandemi Covid-19 mengubah sejumlah perilaku manusia, terutama yang sebelumnya tidak begitu perhatian dengan kebersihan dan kesehatan. Imbauan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan kini menjadi kebiasaan baru yang mulai diterapkan dengan ketat oleh masyarakat, termasuk di wilayah Boyolali.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali, Ratri S. Survivalina, mengatakan tingkat kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi semakin meningkat.

“Tingkat kesadaran masyarakat dengan adanya pandemi ini semakin meningkat. Jadi kami memang salah satu keuntungan dengan adanya pandemi   Covid-19, perilaku masyarakat ini sekarang mulai menerapkan standart kesehatan di kehidupan sehari hari. Termasuk salah satunya cuci tangan pakai sabun,” terangnya dalam peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia, Kamis (15/10/2020) di halaman kantor setempat.

Pelaku Pembunuhan Yulia di Sukoharjo Terancam Hukuman Mati

Kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya mencuci tangan terlihat jelas di ruang publik. Saat ini hampir semua warung makan serta tempat wisata di Boyolali menyediakan tempat untuk mencuci tangan.

Warga yang datang ke tempat tersebut dengan penuh kesadaran langsung menuju wastafel yang disediakan untuk membasuh tangan, seperti dilakukan pengunjung di kawasan wisata Umbul Pengging maupun warung makan Bebek Pak Pinggir di Banyudono.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di lokasi Umbul Pengging, Minggu (18/10/2020), setiap pengunjung yang masuk dengan tertib mencuci tangan sebelum suhu tubuh mereka dicek. Mereka bakal mendapatkan tiket dan akses masuk setelah lolos deteksi awal tersebut.

91 Anak di Sragen Kena Corona, Orang Tua Diimbau Tak Ajak Anak ke Kerumunan

Tidak ketinggalan, pengelola juga menempel papan peringatan di sejumlah titik terkait anjuran penerapa protokol kesehatan. Semua upaya ini dilakukan dengan tujuan mencegah penularan wabah Covid-19 di kawasan wisata.

"Di sini aman, semua menerapkan protokol Covid-19 dengan ketat. Wajib pakai masker, ada wastafel, ada juga papan peringatan yang dipasang di beberapa tempat," jelas Surono kepada Solopos.com.


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini