Kerap Hujan, Pedagang & Operator Wahana Pasar Rakyat Alkid Solo Waswas

Para pedagang dan operator wahana di Pasar Rakyat Alkid Keraton Solo waswas lantaran cuaca yang masih kerap hujan saat sore dan malam hari.
SHARE
Kerap Hujan, Pedagang & Operator Wahana Pasar Rakyat Alkid Solo Waswas
SOLOPOS.COM - Suasana Pasar Rakyat di Alkid Keraton Solo, Sabtu (21/5/2022) malam. (Solopos/Siti Nur Azizah)

Solopos.com, SOLO — Hujan yang masih kerap mengguyur Kota Solo belakangan ini membuat para pedagang dan operator wahana Pasar Rakyat di Alun-alun Kidul atau Alkid Keraton Solo waswas dan khawatir.

Seperti pada hari pertama pasar rakyat dibuka, Sabtu (21/5/2022), mendung hitam menggelayut di langit sore hari. Beberapa pedagang menyiapkan langkah antisipasi ekstra. Trianto, 34, pedagang arum manis, mengaku mempersiapkan tambahan terpal.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Sewaktu-waktu hujan udah ada terpal, tinggal di gelar saja, ya penginnya enggak hujan. Kalau hujan sama saja enggak ada yang beli,” papar pria asal Colomadu, Karanganyar, tersebut saat diwawancawarai Solopos.com, Sabtu.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Pedagang telur gulung, Ratnasari, 30, juga sudah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan buruk itu terjadi selama Pasar Rakyat di Alkid Keraton Solo berlangsung hingga 19 Juni mendatang. “Kalau persiapan ini ada pelindung barang, ada payung besar, tambahan terpal, MMT,” ucapnya saat ditemui Solopos.com di Alun-alun Kidul, Sabtu (21/5/2022).

Persiapan dari beberapa pedagang cukup baik. Walau begitu, Ratna mengatakan saat hujan sama saja, tidak ada yang mau datang atau membeli barang dagangan mereka. “Semoga enggak hujan. Kalau hujan masaknya ribet, harus ngeceki terus ada yang bocor atau tidak,” katanya.

Baca Juga: Tertunda 2 Tahun, Pasar Rakyat Alkid Solo Digelar Lagi, Ada Apa Saja?

Operator wahana bianglala, Yogi, 29, juga sangat berharap tidak terjadi hujan karena wahana tidak ada persiapan khusus dan saat hujan. Mereka terpaksa berhenti jika hujan. “Penginnya ya enggak hujan, enggak jalan nanti [bianglala]. Ada diesel dan mesin-mesin lainnya,” ucapnya saat diwawancarai Solopos.com, Sabtu.

Pemasangan Wahana Lebih Lama

Yogi menambahkan pemasangan wahana bianglala di Pasar Rakyat Alkid Keraton Solo hampir memakan waktu dua hari karena terhalang hujan deras yang tak kunjung reda mulai 17.45 WIB hingga malam. “Kemarin hujannya awet, sampai malam. Biasanya [pemasangan wahana] sehari dari pagi sampai sore, mau buka itu udah ready,” terangnya.

Pantauan Solopos.com, mulai pukul 19.30 WIB, pengunjung berduyun-duyun memasuki pasar rakyat. Semakin malam sekitar pukul 21.00 WIB, suasana alun-alun kidul seketika menjadi lautan manusia. Hingga saat itu cuaca membaik dan tidak terjadi hujan.

Baca Juga: Bianglala & Tong Setan Siap Sambut Pengunjung Pasar Rakyat Alkid Solo

Seperti diberitakan, Pasar Rakyat di Alkid Keraton Solo kembali digelar setelah sempat vakum dua tahun karena pandemi Covid-19. Terakhir, acara sempat akan digelar pada Juli 2020 lalu.

Saat itu operator wahana dan pedagang sudah berdatangan dan melakukan instalasi atau pemasangan, namun karena tidak mengantongi izin dari pihak-pihak terkait seperti Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, acara itu dibatalkan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago