KEKERINGAN, Karangmojo Dijatah 12 Tangki Per Pekan

SHARE
KEKERINGAN, Karangmojo Dijatah 12 Tangki Per Pekan
SOLOPOS.COM - ilustrasi

ilustrasi

SUKOHARJO--Warga terdampak bencana kekeringan di Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, mendapat penyaluran air bersih sebanyak 12 tangki per pekan. Pendistribusian bantuan dilakukan tiga kali dalam satu pekan di dukuh-dukuh yang kesulitan air bersih.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kepala Dusun (Kadus) III Ngadisari, Desa Karangmojo, Ngateman menyebutkan bantuan air bersih diberikan empat tangki setiap penyaluran dengan tiga kali pengiriman dalam satu pekan. Namun khusus di dukuhnya, dropping air bersih sebanyak satu tangki setiap pengiriman untuk sekitar 34 kepala keluarga (KK) di RT 001/RW 009.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

“Sementara ini cukup. Termasuk untuk menghadapi perayaan Lebaran, warga sudah merasa tenang dengan bantuan yang disalurkan sepanjang diberikan secara rutin,” ungkapnya kepada Espos di sela-sela kesibukannya di Dukuh Ngadisari, Desa Karangmojo, Weru, Minggu (12/8/2012).

Ngateman menjelaskan sebagian bantuan air bersih bisa dimanfaatkan untuk keperluan selain minum dan memasak. Namun untuk mencuci, kata dia, warga tetap harus mencari sumber air lain ke sumur-sumur yang masih berair atau justru ke kali dan mengambil ke wilayah desa lain.

Kadus IV Gunung Butak, Paino, mengungkapkan terdapat tiga dukuh di kebayanannya yang menerima dropping air bersih. Bantuan diberikan tiga tangki setiap penyaluran atau total sembilan tangki per pekan dengan sasaran warga Dukuh Sinog, Rejosari, dan Gunung Butak.

Dia membeberkan warga yang mengalami kekurangan air bersih di kebayanan IV mencapai 198 KK di empat RT. “Mereka tersebar di empat RT, yaitu RT 002/RW 014 Rejosari, RT 001/RW 014 Sinog, dan dua RT Gunung Butak,” jelasnya.

Paino mengatakan dengan jumlah bantuan air sembilan tangki per pekan sudah mencukupi. Namun untuk penghematan, keperluan-keperluan tertentu tidak dipenuhi dengan air bantuan. Seperti di Ngadisari, warga harus memanfaatkan sumber air alternatif sumur gali dan sendang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo, Suprapto, menyatakan dropping air bersih tidak hanya diberikan kepada warga Desa Karangmojo, Weru. Bantuan serupa, kata dia, disalurkan kepada warga Desa Watu Bonang Kecamatan Tawangsari.

“Penyaluran (air bersih) sudah berjalan. Tak hanya Karangmojo, warga Dukuh Watu Lumbung (Tawangsari) juga mendapat, tapi jumlahnya gak lupa,” ujarnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago