Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Proyek BTS Kominfo

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyelidiki dugaan korupsi proyek pembangunan Base Tranciever Station (BTS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2020-2022.
SHARE
Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Proyek BTS Kominfo
SOLOPOS.COM - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) Febrie Adriansyah (tengah) bersama Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana (kanan) dan Deputi Bidang Investigasi BPKP Agustina Arumsari (kiri) di Press Room Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (30/8/2022). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Solopos.com, JAKARTAKejaksaan Agung (Kejagung) menyelidiki dugaan korupsi proyek pembangunan Base Tranciever Station (BTS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2020-2022.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah, mengatakan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan dan belum naik ke tingkat penyidikan. “Itu [kasus BTS 4G] belum penyidikan, masih penyelidikab,” ujar Febrie, Selasa (27/9/2022) malam.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Febrie juga menyampaikan bahwa dugaan adanya kasus tindak pidana korupsi ini karena adanya keluhan masyarakat terkait jarigan yang kurang stabil atau kadang tidak dapat tersambung saat sistem pembelajaran daring yang dilakukan pemerintah semasa pandemi Covid-19. Padahal, pemerintah melakukan perencanaan membangun menara BTS 4G untuk memudahkan akses internet dalam pembelajaran daring yang dilakukan semasa pandemi.

Baca Juga Pendeta Alberth Yoku Ingatkan Gubernur Papua

“Tapi kenyatannya banyak keluhan di tingkat yang kecil, engga bisa online (akses internet), kita lagi selidiki itu,” tutur Febrie.

Akan tetapi, dalam kasus ini Febrie memaparkan bahwa pihaknya masih menutup siapa saja saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan korupsi ini. “Sementara sifatnya masih tertutup,” pungkasnya.

Sekadar informasi, penyelidikan kasus tersebut berawal dari surat perintah penyelidikan kasus Direktur Penyidikan Jampidsus sebelumnya yaitu Supardi, dengan nomor surat Print-23/F.2/Fd.1/07/2022 per tanggal 18 Juli 2022. Dalam surat itu disebutkan bahwa penyelidikan dilakukan terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan BTS 4 oleh BAKTI Kemenkominfo.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Proyek BTS Kominfo



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode