Keciduk Satgas Covid-19 Klaten, 4 Pemuda yang Mancing Tengah Malam Dihukum Push Up

Sebanyak empat pemuda asal Watu Kelir, Sukoharjo, harus menerima hukuman push up dari Satgas Covid-19 Klaten karena mancing tengah malam.
Keciduk Satgas Covid-19 Klaten, 4 Pemuda yang Mancing Tengah Malam Dihukum Push Up
SOLOPOS.COM - Pemuda-pemuda di Klaten dihukum push up karena melanggar aturan PPKM Darurat. (klatenkab.go.id)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak empat pemuda asal Watu Kelir, Sukoharjo, harus menerima hukuman push up setelah melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Mereka ketahuan mancing di Klaten pada tengah malam.

Pemuda-pemuda itu ketahuan masih mancing di sungai pinggir Desa Ringin Putih, Karangdowo, Klaten, saat waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 WIB. Satgas Covid-19 setempat yang mengetahui langsung menindak para pemuda tersebut.

Baca Juga: Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Solo Krisis Peti Mati

Saat itu, tim gabungan sedang melakukan pemantauan PPKM Darurat. Tim gabungan itu terdiri dari Satgas Covid 19 Kecamatan Karangdowo didampingi tim Kabupaten dari Dinas Kominfo Klaten.

Terbukti melanggar ketentuan PPKM darurat, alat pancing keempat pemuda itu dirampas petugas. Tidak hanya itu, keempatnya juga diganjar hukuman push up di pinggir jalan.

“Hukuman ini agar mereka jera. Sudah tahu ada PPKM darurat dan banyak yang beraktivitas di rumah, mereka malah mancing. Hal juga perlu menjadi pelajaran bagi semua. Aparat tetap bersikap tegas,” terang petugas dari Polsek Karangdowo, Suhardi, seperti dilansir klatenkab.go.id.

Baca Juga: Jalan-Jalan Ditutup, Pelaku Usaha di Solo Pusing

Camat Karangdowo Tomisila Aditama menjelaskan tiap malam ada pemantauan PPKM Darurat yang dilakukan tim gabungan. Hal ini untuk mengukur kepatuhan warga atas ketentuan PPKM Darurat.

“Di lapangan tetap saja ditemukan warga yang tidak patuh atas ketentuan PPKM darurat. Penyikapan masyarakat memang kadang berbeda. Tapi pemantauan ini akan terus dilakukan karena angka penularan covid 19 di Kabupaten Klaten masih tergolong tinggi,” ungkap Tomi.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago