KECELAKAAN SRAGEN : Bus Vs Truk, Bayi dan Kernet Tewas

SHARE
KECELAKAAN SRAGEN : Bus Vs Truk, Bayi dan Kernet Tewas
SOLOPOS.COM - Kondisi bus Sugeng Rahayu bernopol W 4477 UY yang tercebur ke areal persawahan di tepi jalan raya Sragen-Ngawi, Lemahbang, Sambungmacan, Sragen, Jumat (9/5/2014).(Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos/dok)

Solopos.com, SRAGEN –  Kecelakaan maut terjadi di jalan raya timur Sragen-Ngawi, Lemahbang, Sambungmacan, Sragen, Jumat (9/5/2014). Yang paling tragis, dua orang tewas dalam kecelakaan maut ini, salah satunya bayi yang masih berumur dua tahun.

Kecelakaan itu terjadi tepatnya di depan Rumah Makan Nurul Huda sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, kecelakaan bermula saat Bus Sugeng Rahayu bernopol W 7744 UY melaju dari arah timur atau Ngawi, Jawa Timur. Bus yang dikemudikan Nur Wahid, 27, warga Kepel, RT 002/ RW 001, Lojejer, Wuluhan, Jember berusaha menyalip sejumlah kendaraan yang melaju di depannya.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Sementara itu, dari arah berlawanan setidaknya ada tiga truk melaju. Dua truk dari arah berlawanan itu berhasil menghindari laju bus yang berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun, saat bus tetap berusaha menyalip kendaraan di depannya, dari arah berlawanan masih ada satu lagi truk berpelat nomor AD 1501 N yang dikemudikan Aguswanto, 32, warga Manding, RT 009, Mojorejo, Karangmalang, Sragen.

Kecelakaan pun tak dapat dihindarkan. Truk terpental ke sisi jalan, sementara bus oleng ke tepi jalan dan menabrak pohon serta sebuah tiang telepon hingga masuk ke lahan persawahan. Salah satu penumpang, Siti Aisyah, warga Gedangan, Surabaya mengaku bus sebelumnya berniat menyalip tiga kendaraan yang ada di depannya.

“Dari arah berlawanan juga ada tiga truk. Dua truk dari arah berlawanan berhasil menghindar, tetapi saat truk terakhir bus menabrak dan oleng ke kiri,” ungkapnya.

Siti mengungkapkan bus melaju kencang dan ugal-ugalan sejak berangkat dari Surabaya. Dirinya juga sudah memperingatkan sopir yang saat itu berada di depannya. “Bus banter. Sudah diperingatkan tiga kali. Tadi di Mantingan juga hampir saja menabrak,” ujar dia.

Ekspedisi Energi 2022

Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando, melalui Kasatlantas Polres Sragen, AKP Nur Prasetyantoro W.U, menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan terjadi setelah bus mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya. “Karena kurang hati-hati tidak bisa menghindari truk yang melaju dari depan akhirnya terjadi kecelakaan,” jelas dia



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago