KECELAKAAN KLATEN : Tertabrak Motor saat Menyeberang di Jalan Cawas-Pedan, Perempuan Paruh Baya Tewas

SHARE
KECELAKAAN KLATEN : Tertabrak Motor saat Menyeberang di Jalan Cawas-Pedan, Perempuan Paruh Baya Tewas
SOLOPOS.COM - Sepeda motor Yamaha Vixion yang menabrak seorang perempuan hingga tewas di jalan Cawas-Pedan, Klaten, Jumat (14/7/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)

Kecelakaan Klaten, seorang perempuan warga Cawas tewas tertabrak sepeda motor saat menyeberang jalan.

Solopos.com, KLATEN — Poniyem, 50, warga Dukuh Bumiharjo Lor RT 002/RW 002, Desa Plosowangi, Cawas, Klaten, tewas setelah tertabrak sepeda motor di jalan Cawas-Pedan, Dukuh Bumiharjo Lor, Desa Plosowangi, Cawas, Jumat (14/7/2017).

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Insiden bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion berpelat nomor AB 4992 LW yang dikendarai Isnanda Aditya Rahmatullah, 19, warga Dukuh Widoro Lor RT 003/RW 005, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Gunung Kidul, DIY, melaju dari arah Cawas ke Pedan dengan kecepatan tinggi.

Setiba di lokasi kejadian, Poniyem menyeberang jalan dari kanan ke kiri. “Pengendara motor tak bisa menghindar sehingga langsung membentur penyeberang jalan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Klaten, Ipda Sumasna, saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat.

Akibat kecelakaan itu Isnanda mengalami cedera di dahi serta bahu kanan dan tulang tangan patah. Isnanda dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cawas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sedangkan Poniyem mengalami luka berat di kepala dan dibawa ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro.

“Saat ini proses masih dalam penyelidikan Unit Traffic Accident Analyst [TAA] Satlantas Polres Klaten,” terang Sumasna.

Sumasna menuturkan angka kecelakaan di Cawas belakangan ini meningkat. Menurut pantauannya, di sekitar Pasar Plosowangi arus lalu lintas memang semrawut dan jalannya sempit.

“Upaya preventif sudah kami lakukan sosialisasi berulang kali bersama Unit Dikyasa. Untuk penanganan lebih lanjut nanti kami tinjau kembali,” beber dia.

Saat dimintai konfirmasi Solopos.com, Kepala Instalasi Pemasaran dan Humas RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST), Yulia Ariningtyas, mengatakan Poniyem meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dibawa ke kamar jenazah RSST pukul 10.00 WIB.

“Jenazah sudah divisum dan dibawa pulang keluarga pada pukul 12.30 WIB,” kata Yulia saat dihubungi Solopos.com, Jumat.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago