top ear
Petugas memadamkan kebakaran rumah warga Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (29/2/2020). (Murianews-Dani Agus)
  • SOLOPOS.COM
    Petugas memadamkan kebakaran rumah warga Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (29/2/2020). (Murianews-Dani Agus)

Kebakaran Rumah di Grobogan Butuh 3 Mobil PMK

Kebakaran melanda rumah warga Dusun Kayen, Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (29/2/2020).
Diterbitkan Minggu, 1/03/2020 - 01:20 WIB
oleh Solopos.com/Newswire
2 menit baca

Solopos.com, PURWODADI — Bencana kebakaran tetap mengancam wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah meskipun kini musim penghujan. Kebakaran, Sabtu (29/2/2020), melanda rumah warga Dusun Kayen, Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jateng.

Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB itu menimpa rumah milik Jasmin, 80, warga RT 004/RW 003, Dusun Kayen, Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jateng. Informasi yang dihimpun redaksi laman Murianews menyebutkan kebakaran diketahui dari bagian belakang rumah.

Melihat kejadian itu, warga segera berupaya melakukan pemadaman. Namun, upaya pemadaman itu tidak bisa maksimal karena kobaran api sudah terlanjur membesar.

Sutradara Billy Christian Ketempelan di Lawang Sewu

Akibat kebakaran itu, sebagian besar bangunan rumah yang terbuat dari kayu jati dan glugu itu dilalap si jago merah. Selain itu, sejumlah perabot dan barang berharga juga ikut hangus terbakar.

Upaya manual pemadaman api tidak membuahkan hasil maksimal. Amukan api baru terkendali setelah datang tiga unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dari Pos Induk Purwodadi.

Saat kebakaran terjadi, rumah berbentuk limasan berukuran 10 m×12 m itu dalam kondisi kosong. Pemiliknya. saat itu, sedang berada di rumah anaknya yang letaknya tidak begitu jauh.

Pamer Kinerja Wali Kota Hendrar Prihadi Dibantah Netizen

Camat Karangrayung Hardimin mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di Grobogan tersebut. Berdasarkan taksirannya, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik,” katanya.

Hubungan pendek arus listrik atau korsleting mestinya bisa dihindari jika jaringan listrik di rumah atau bangunan selalu terawat sempurna.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

loker solopos
Editor : Profile Rahmat Wibisono
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Properti Solo & Jogja

berita terkini