KEBAKARAN SRAGEN : Toko Elektronik Kobong, 2 Korban Terkilir saat Menyelamatkan Diri

KEBAKARAN SRAGEN : Toko Elektronik Kobong, 2 Korban Terkilir saat Menyelamatkan Diri
SOLOPOS.COM - Mobil pemadam kebakaran dioperasikan untuk memadamkan kobaran api di Toko Perkasa di Desa Gabugan, Tanon, Sragen, Senin (6/10/2014). (Kurniwan/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SRAGEN – Api melalap Toko Perkasa yang beralamat di jalan Tanon-Gabungan, tepatnya di Desa Gabugan, Tanon, Sragen, Senin (6/10/2014).

Kebakaran mulai terjadi di toko yang menjual barang-barang elektronik tersebut sekitar pukul 03.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Informasi yang diperoleh solopos.com, pemilik toko M. Ngatimin, 50, dan anaknya, Erika Yulianti, 17, terkilir di bagian kaki saat berusaha menyelamatkan diri dari amukan si jago merah. Saat kejadian mereka sedang tidur di rumah.

Diduga api berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting). Kerugian materiil pemilik toko diperkirakan lebih dari Rp1,5 miliar. Pasalnya uang hasil penjualan barang elektronik senilai Rp150 juta dipastikan hangus terbakar.

Api diduga berasal dari lantai bawah rumah korban. Kedua korban terbangun lantaran kobaran api semakin membesar dan asap kian tebal.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menjinakkan api. Saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Ngatimin, mengaku sempat kesulitan menyelamatkan diri dari kepungan api.

“Saat saya mau turun [dari lantai II] sudah banyak asap. Sehingga saya loncat dari atas,” tutur dia. Ngatimin belum mengetahui pasti berapa kerugian materiil yang dialaminya.

Sementara Koordinator Pos Pembantu Damkar Gemolong, Sutrisno, saat dihubungi solopos.com mengonfirmasi adanya korban luka dalam kebakaran tersebut. “Korban mencoba turun dari lantai II lantaran di lantai I sudah banyak asap dan api. Kaki mereka luka terkilir saat mencoba turun dari lantai II,” kata dia.

Kepala Kesbangpolinmas Sragen, Giyadi, mengatakan kerugian materiil berdasarkan hasil laporan petugas tercatat Rp2 miliar.
“Tak ada indikasi sabotase. Murni kecelakaan, karena korsleting,” tutur dia.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago