top ear
Warga Candirejo, Kecamatan Ngawen, Klaten, melihat kawanan kera liar di daerah setempat, Selasa (14/1/2020). (Solopos/Ponco Suseno)
  • SOLOPOS.COM
    Warga Candirejo, Kecamatan Ngawen, Klaten, melihat kawanan kera liar di daerah setempat, Selasa (14/1/2020). (Solopos/Ponco Suseno)

Kawanan Kera Liar Bikin Resah Warga Candirejo Klaten

Kera liar bikin resah karena dikhawatirkan bakal menyerang warga.
Diterbitkan Selasa, 14/01/2020 - 20:00 WIB
oleh Solopos.com/Ponco Suseno
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN - Kawanan kera ekor panjang berkeliaran di dekat permukiman warga di Kemiri, Candirejo, Ngawen, Selasa (14/1/2020) pukul 12.30 WIB. Sejumlah warga setempat mengaku resah lantaran khawatir kawanan kera itu masuk ke perumahan warga sewaktu-waktu.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di lapangan, kawanan kera ekor panjang itu berkeliaran di rumpun bambu di pinggir Kali Miri, Candirejo. Satu ekor kera panjang tergolong sudah besar. Tiga ekor kera panjang lainnya lumayan besar. Kawanan kera itu mencari makan yang ada di sekitar rumpun bambu.

Mantan Striker Andalan Inter Milan Kini Jadi Supir Taksi Online

"Saya sempat melihat kawanan kera itu memanjat pohon rambutan di depan rumah saya. Tapi tidak memperoleh rambutan, soalnya buahnya sudah habis. Kera itu terus pindah mencari buah pepaya yang belum matang sebelum pindah ke tempat lain," kata warga RT 021/RW 010, Kemiri, Candirejo, Suparmi, 42, saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa.

Meski tidak menyerang warga, lanjut Suparmi, warga di kawasan Candirejo tetap waswas. Kawanan kera itu bisa masuk ke rumah warga sewaktu-waktu. "Saya sebenarnya takut. Takutnya itu kalau kera itu masuk rumah sewaktu-waktu," katanya.

Hal senada dijelaskan warga RT 24/RW 011, Teguh Waluyo, 50. Meski takut, warga membiarkan kawanan kera yang berkeliaran di dekat permukiman warga tersebut.

Wedangan Pikul Legend Pak Senen di Solo, Masih Kuat di Usia 68 Tahun

"Kera-kera ini berkeliaran di rumpun bambu di sepanjang sungai. Sampai sekarang belum ada yang masuk ke rumah warga. Beberapa warga justru memberi makan kera itu dengan buah-buahan. Warga dilarang menembaknya. Ke depan, kami akan laporkan hal ini ke sukarelawan atau tim rescue yang dapat menangani kawanan kera ini" katanya.

Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkini