Kata Rossi Soal Balapan di Mandalika: Jika Panas, Bisa Terjun ke Laut!

Indonesia dikabarkan akan menjadi salah satu tuan rumah Moto GP pada musim depan. Gelaran itu akan dilangsungkan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
SHARE
Kata Rossi Soal Balapan di Mandalika: Jika Panas, Bisa Terjun ke Laut!
SOLOPOS.COM - Valentino Rossi (motogp.com)

Solopos.com, SOLO – Indonesia dikabarkan akan menjadi salah satu tuan rumah Moto GP pada musim depan. Gelaran itu akan dilangsungkan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Bocoran mengenai kalender Moto GP 2022 itu diungkap oleh Speedweek. Kabarnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah di seri-seri awal. Sayangnya, pada gelaran Moto GP 2022 mendatang sudah tidak ada Valentino Rossi yang menyatakan pensiun.

PromosiOrang Solo Suka Belanja Gadget di Tokopedia, Seller Untung 2 Kali Lipat

Baca Juga: Seri MotoGP Mandalika Indonesia bakal Digelar di Awal Musim, Catat Tanggalnya!

Rossi mengungkapkan Moto GP 2021 akan menjadi musim terakhirnya. Namun, pembalap yang membela tim Petronas Yamaha itu sempat memberikan komentarnya pada awal musim ini. Saat itu, Rossi diwawancarai oleh presenter Trans 7 Lucy Wiryono.

Ditanya terkait tantangan membalap di Mandalika, Rossi menyebut perlu mencobanya lebih dulu. Kendati demikian, dia sudah melihat ada sejumlah tikungan yang akan membuatnya melaju cepat.

“Saya sudah melihat tata letaknya [lay out], dan video lintasannya. terlihat ada beberapa tikungan untuk melaju cepat, itu akan menyenangkan untuk balapan. Tapi untuk memahami sirkuit secara keseluruhan, trek harus selesai lebih dulu. Dan saya turun langsung dengan motor untuk mencobanya,” kata Rossi dalam wawancara tersebut yang diunggah ulang oleh akun Youtube, Nurdien Korindo, (20/5/2021) lalu.

Baca Juga: Bocoran Jadwal MotoGP 2022, Sirkuit Mandalika Gelar Seri 2

Rossi pun menyinggung udara panas di Indonesia. Dia sudah pernah merasakannya ketika balapan di Sirkuit Sentul pada 1996 dan 1997 silam. Kala itu, Rossi masih berusia 17 tahun dan turun di nomor 125 cc.

“Seperti yang Anda bilang, begitu banyak tuntutan pada sirkuit ini karena cuaca di indonesia sangat panas. Saya turun balapan di Indonesia pada 1996 dan 199, saya ingat cuacanya lebih panas dari malaysia. Jadi ini akan sangat sulit, terlebih lagi trek akan sangat dekat dengan laut. Jika sangat terik, maka kita bisa langsung terjun ke laut,” tutur The Doctor sembari tertawa.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago