Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK

LPSK mengungkap ada tiga saksi dalam kasus pembunuhan PNS Kota Semarang, Iwan Boedi, yang mengajukan permohonan perlindungan.
SHARE
Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK
SOLOPOS.COM - Iwan Boedi, PNS Kota Semarang yang diduga dibunuh karena menjadi saksi kasus korupsi. (Istimewa)

Solopos.com, SEMARANG — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut ada tiga orang yang menjadi saksi kasus pembunuhan Iwan Boedi, PNS Pemkot Semarang yang jasadnya ditemukan terbakar di kawasan Marina Semarang, telah mengajukan permohonan perlindungan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, saat berkunjung ke Kota Semarang, Kamis (29/9/2022).

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

“LPSK mendapat permohonan perlindungan dari tiga saksi dari peristiwa pembunuhan itu, masih didalami,” kata Edwin.

Dalam kunjungannya ke Semarang, pimpinan LPSK juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Polrestabes Semarang. Selain itu, LPSK juga telah meminta keterangan kepada tujuh orang saksi dalam perkara pembunuhan PNS Pemkot Semarang, Iwan Boedi, itu.

Hasil pegumpulan data dan keterangan di Semarang, lanjut Edwin akan dibahas di tingkat pusat sebelum nantinya memutuskan untuk mengabulkan atau menolak permohonan perlindungan terhadap tiga orang saksi tersebut. Kendati demikian, ia menyebut perlindungan terhadap saksi dalam kasus pembunuhan itu bisa saja diberikan meski tersangka hingga kini belum ada.

Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemakaman PNS Bapenda Kota Semarang yang Dibunuh

“Bisa saja pelaku khawatir dengan keterangan para saksi yang mungkin bisa membuat lebih terang peristiwa ini,” katanya.

Edwin menilai kekhawatiran semacam itu wajar jika dialami oleh para saksi. “Ancaman faktualnya memang belum ada, tetapi ancaman potensialnya ada,” tambahnya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, menambahkan seluruh perkembangan dalam penyelidikan kasus kematian Iwan Boedi telah disampaikan ke LPSK. Ia pun memastikan polisi akan bekerja secara profesional dan terus mendalami keterangan para saksi dalam pengungkapan perkara itu.

Baca juga: Haru, Istri PNS Semarang Taburkan Bunga di Lokasi Penemuan Mayat Suami

Sekadar informasi, Iwan Boedi merupakan PNS Pemkot Semarang yang bertugas di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Ia sebelumnya dilaporkan hilang sehari sebelum memberikan keterangan sebagai saksi kepada Ditreskrimsus Polda Jateng atas kasus korupsi pengalihan aset Pemkot Semarang pada 24 Agustus 2022.

Namun, setelah dua pekan menghilang jasad atau mayat Iwan Boedi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022). Jasad Iwan Boedi ditemukan dalam kondisi hangus terbakar tanpa kepala.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode