[x] close
KASUS KORUPSI KUDUS : Walah, Dana Hasil Korupsi Bantuan Bencana Mengalir ke Pemandu Karaoke
Solopos.com|jateng

KASUS KORUPSI KUDUS : Walah, Dana Hasil Korupsi Bantuan Bencana Mengalir ke Pemandu Karaoke

Dugaan korupsi diduga dilakukan oleh mantan bendahara BPBD Kudus.

Solopos.com, SEMARANG-Mantan Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Noor Kasiyan, diduga mengalirkan sebagian dana bantuan bencana yang digelapkannya kepada seorang wanita pemandu di sebuah tempat karaoke di daerah itu.

Hal tersebut terungkap dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Selasa (19/5/2015), ketika seorang wanita berinisial Sg dimintai keterangan sebagai saksi.

Sg yang memiliki nama alias Maya itu mengungkapkan sering menemani terdakwa saat datang ke tempat karaoke.

"Kenal sejak Januari 2014, sekitar dua bulan selalu menemani nyanyi," katanya.

Selama sekitar dua bulan berkenalan itu, lanjut dia, terdakwa memperoleh pasokan uang dari terdakwa mencapai sekitar Rp61 juta.

Saksi mengaku tidak mengetahui asal uang yang dikirim dengan cara transfer antarrekening itu. Uang tersebut, lanjut dia, digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Selain Sg, pengadilan juga memeriksa tiga saksi lain yang dihadirkan jaksa.

Mantan Bendahara BPBD Kabupaten Kudus Noor Kasiyan didakwa menggelapkan dana bantuan untuk korban bencana tanah longsor di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, pada Januari 2014.

Dana bantuan tersebut berasal dari Erick Tohir Foundation dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Jaksa mendakwa Noor atas dugaan penggelapan yang besarnya diduga sampai Rp640 juta.

Close Video
Promo & Events
Baca Juga
View All
Berita Terpopuler
Indeks
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago