Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kasus Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, Pemkot Akhirnya Lapor ke Polisi

Pemkot Solo akhirnya membawa kasus jual beli lahan makam Bong Mojo di Jebres ke ranah hukum dengan membuat laporan ke polisi.
SHARE
Kasus Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, Pemkot Akhirnya Lapor ke Polisi
SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akhirnya membuat aduan ke polisi mengenai kasus jual beli aset lahan Bong Mojo di Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo. Langkah hukum diambil sebab tidak hanya ada penyerobotan lahan namun juga perusakan.

Hal yang disampaikan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ketika ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (10/8/2022). “Sudah jadi [lapor ke polisi]. Nanti ditunggu wae proses e seperti apa,” kata Gibran.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Dia menjelaskan ada lebih dari satu organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Solo yang membuat laporan kepada polisi secara kolektif. “Ya penyerobotan lahan, pembongkaran pagar, iki ya termasuk. Pengrusakan, pagere dibongkar,” ujarnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Solo, Budi Murtono, menjelaskan BPKAD sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah OPD mengenai penyelesaian jual beli aset lahan Bong Mojo secara ilegal.

Dia mengarahkan Solopos.com meminta konfirmasi ke Bagian Hukum Pemkot Solo. Terpisah, Kepala Bagian Hukum Pemkot Solo, Yeni Apriliawati, menjelaskan langkah membawa kasus jual beli lahan milik Pemkot itu ke ranah hukum sesuai arahan Wali Kota.

Baca Juga: Gibran Usut Pelaku hingga Beking Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo

Pendataan

“Sesuai arahan Pak Wali. Saat ini Pemkot Solo berkoordinasi dengan Polresta Solo terkait Bong Mojo,” katanya melalui Whatsapp. Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan menindaklanjuti masalah jual beli lahan makam Bong Mojo.

Apalagi, warga terus berdatangan melihat lahan milik Pemkot di Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo, itu. “Kami akan tindaklanjuti yang membekingi, dodolan, tuku, kami tindak lanjuti. Tenang saja,” katanya kepada wartawan di Loji Gandrung, Solo, Jumat (22/7/2022).

Gibran menjelaskan Pemkot Solo telah melakukan pendataan rumah di Bong Mojo. Ada beberapa warga yang telah dimintai keterangan.

Baca Juga: Jual-Beli Tanah Bong Mojo, DPRD Solo: Bisa Ambil Jalur Hukum

Seperti diberitakan, adanya jual beli lahan Bong Mojo kali pertama diungkapkan Gibran menyusul adanya temuan hunian liar di lahan tersebut saat sidak Komisi III DPRD Solo dan instansi terkait di Pemkot Solo, beberapa waktu lalu.

Saat itu. Gibran mengatakan sudah mengantongi dua nama orang yang diduga sebagai pelaku jual beli lahan secara ilegal tersebut. Selain itu, Gibran juga mengaku sudah mengantongi bukti berupa kuintansi yang diperoleh dari warga.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode