Kasus Harian Covid-19 di India Tembus 200.000
Solopos.com|news

Kasus Harian Covid-19 di India Tembus 200.000

Jumlah kasus harian Covid-19 di India mencapai rekor baru yaitu sebanyak 200.000 kasus baru dalam sehari. Jumlah ini adalah kali pertama sejak terjadinya pandemi.

Solopos.com, NEW DELHI – Jumlah kasus harian Covid-19 di India mencapai rekor baru yaitu sebanyak 200.000 kasus baru dalam sehari. Jumlah ini adalah kali pertama sejak terjadinya pandemi.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan pada Kamis (15/4/2021), dalam 24 jam terakhir jumlah kasus baru Covid-19 mencapai 206.793 kasus. Dengan begitu jumlah kasus kumulatif di negeri itu mencapai 14,07 juta. Sementara jumlah kematian dalam 24 jam terakhir tercatat sebanyak 1.038 jiwa.

India mengalami lonjakan kasus baru Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini memicu pemerintahan lokal menerapkan karantina wilayah dan pembatasan lainnya. Meski begitu pemerintah pusat menyatakan takkan ada pembatasan secara luas di tingkat nasional.

Awal bulan ini kasus baru harian India menembus angka 100.000 untuk kali pertama sejak pandemi berawal setahun silam. Pada September lalu negeri itu mencapai puncak penambahan kasus tertinggi yaitu sekitar 98.000 kasus per hari. Namun jumlah kasus baru mulai menurun di akhir Januari. Setelah itu jumlah penularan naik lagi.

Baca juga: India Kembali Jadi Negara Terparah Kedua Kasus Covid-19

Negara Bagian Maharashtra, wilayah yang jumlah kasusnya terbanyak, menerapkan pembatasan luas selama 15 hari mendatang sejak Rabu. Meski ada lonjakan kasus, puluhan ribu orang tetap mendatangi wilayah Negara Bagian Uttarakhand untuk ambil bagian dalam ritual Hindu Kumbh Mela. Para pakar khawatir hal ini akan makin memicu tingginya kasus baru karena penerapan protokol kesehatan nyaris tak ada.

India saat ini menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak kedua di dunia setelah AS. India memulai program vaksinasi nasional pada 16 Januari lalu. Data resmi pemerintah menyebut sudah lebih dari 100 juta dosis vaksin yang diberikan. Meski begitu para pakar menyebut sangat abainya masyarakat terhadap protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan mengenakan masker menyebabkan jumlah penularan masih terus meningkat.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago