Kasus Covid-19 Naik Tajam, SMPN 1 Jogonalan Klaten Gelar US Blended Assesment
Solopos.com|soloraya

Kasus Covid-19 Naik Tajam, SMPN 1 Jogonalan Klaten Gelar US Blended Assesment

Ujian secara daring dimulai pukul 08.00 WIB, soal pilihan ganda dikerjakan langsung menggunakan aplikasi dan soal telah di-setting waktunya dan tidak ada perpanjangan waktu.

Solopos.com, KLATEN -- SMPN 1 Jogonalan memilih menggelar ujian sekolah atau US secara blended assesment, Senin-Sabtu (19-24/4/2021). Langkah menggelar ujian secara blended assesment terkait erat dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bersinar, dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, SMPN 1 Jogonalan sebenarnya telah siap menggelar US secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Jauh-jauh hari, SMPN 1 Jogonalan sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) guna mewujudkan hal tersebut. Namun rencana tersebut urung dilakukan menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Klaten dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Sekolah di Klaten Kembali Daring Sambil Tunggu Evaluasi Uji Coba PTM

Kepala SMPN 1 Jogonalan, Endah Sulistyowati telah mengeluarkan surat bernomor 423.7/A.129/12.40/2021 tentang Pelaksanaan US, Sabtu (17/4/2021).
Sesuai surat yang ditujukan ke orang tua siswa itu, disebutkan berdasarkan Surat Edaran (SE) Disdik 420/1030/12 Tanggal 17 April 2021 tentang Pelaksanaan US SMP dan Ujian Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2020/2021 di Klaten terdapat beberapa pertimbangan.

Hal itu seperti keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan merupakan prioritas utama dalam pelayanan pendidikan; US tetap ditiadakan dengan memberikan penyesuaian berdasarkan kondisi kedaruratan akibat pandemi Covid-19; terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di Klaten; belum semua pendidik dan tenaga kependidikan divaksin Covid-19.

Sebagai gantinya, SMPN 1 Jogonalan menggelar US secara blended assesment. Dalam sistem ini, peserta didik diwajibkan mengerjakan US berupa soal pilihan ganda dan uraian.

Baca juga: Kasus Baru Positif Covid-19 Klaten Tambah 89 Orang, 5 Meninggal

"Untuk soal pilihan ganda menggunakan moda daring dengan aplikasi microsoft form. Untuk soal uraian, orang tua mengambil soal di sekolah, Sabtu (24/4/2021). Undangan terkait hal itu menyusul," kata Kepala SMPN 1 Jogonalan, Endah Sulistyowati, kepada Solopos.com, Senin (19/4/2021).

Dia mengatakan ujian secara daring dimulai pukul 08.00 WIB. Soal pilihan ganda dikerjakan langsung menggunakan aplikasi dan soal telah di-setting waktunya sesuai jadwal serta tidak ada perpanjangan waktu.

Sedangkan soal uraian dikerjakan menggunakan lembar jawab yang akan diambil orang tua siswa, Sabtu (24/4/2021) dan dikembalikan, Selasa (27/4/2021).

"Terkait teknis pengambilan soal uraian menyusul," katanya. Untuk diketahui, jumlah siswa kelas IX di SMPN 1 Jogonalan mencapai 288 siswa.

Baca juga: Dukuh Ngendegan Klaten Lockdown, PTM di SD Aisyiyah Pandes Ikut Terdampak

Sebelumnya, Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugianto, mengakui telah banyak menerima masukan dari sejumlah SMP di Klaten untuk mengadakan US secara tatap muka. Namun hal tersebut menjadi salah satu opsi di luar opsi daring.

"Memang sudah disiapkan rencana A dan B. Jika tak bisa tatap muka, ya daring," katanya.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan di Kabupaten Bersinar masih terjadi penambahan kasus Covid-19. Bahkan, ledakan kasus Covid-19 masih terjadi, yakni mencapai 89 kasus baru dalam sehari, Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Kejadian Aneh Makam Dayakan Klaten, Bikin Bakul Bakmi Tersesat dan Kacaukan Google Maps

Hingga saat itu, jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 7.360 kasus. Sebanyak 430 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri. Sebanyak 6.443 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 487 orang meninggal dunia.

"Dengan adanya penambahan terkonfirmasi Covid-19 tersebut, Satgas PP Covid-19 kembali menekankan ke masyarakat untuk lebih disiplin menaati protokol kesehatan. Hal itu seperti memakai masker dengan baik, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir," katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago