Kasus Arisan Online Boyolali Rp400 Juta Ditangani Polda Jateng

Di Boyolali terdapat empat laporan kasus tersebut dengan total nilai kerugian mencapai sekitar Rp400 juta. 
Kasus Arisan Online Boyolali Rp400 Juta Ditangani Polda Jateng
SOLOPOS.COM - Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (26/7/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI—Kasus arisan online yang sebelumnya dilaporkan sejumlah korban ke Polres Boyolali kini ditangani Polda Jawa Tengah (Jateng). Di Boyolali terdapat empat laporan kasus tersebut dengan total nilai kerugian mencapai sekitar Rp400 juta.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, mengatakan belum lama ini muncul laporan di Boyolali mengenai kasus arisan online. Laporan didapatkan dari para korban yang merasa ditipu oleh pengelola arisan online.

Morry menyebutkan total empat kasus yang dilaporkan. Namun dia mengatakan untuk penanganan kasus tersebut kini diserahkan kepada Polda Jateng. “Semua diambil alih Polda terkait arisan online,” kata dia belum lama ini.

Baca Juga: Pelajar di Boyolali Juga Masuk Sasaran Vaksinasi Desa
Dia mengatakan penarikan kasus itu sesuai arahan dari Polda Jateng. Sementara untuk masyarakat Boyolali, pihaknya mengimbau agar tidak mudah tergiur dengan tawaran arisan online dengan iming-iming apa pun.

“Sebab ternyata banyak yang tergoda untuk ikut arisan online dari grup media sosial. Dengan iming-iming keuntungan dan persyaratan tidak berat. Jangan pernah tergoda arisan online maupun pinjaman online. Pinjaman online juga perlu diwaspadai. Sebab kadang ada yang tiba-tiba muncul melalui SMS menawarkan pinjaman dengan berbagai iming-iming,” lanjut dia.

Baca Juga: SDN 1 Wonogiri Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Sebelumnya disebutkan sekitar 18 korban dugaan penipuan bermodus arisan online yang awalnya dilaporkan ke Polsek Karanggede. Selain itu ada pula korban arisan online dari kasus lain yang terjadi di Salatiga.

Namun untuk jumlah korban, polisi belum dapat memastikan. Sebab ada kemungkinan jumlah korban lebih banyak dari yang sudah melaporkan ke polisi.

“Permasalahan yang terjadi, ada kemungkinan tidak semua mau melaporkan. Sebab ada yang malu, ada yang nilai kerugiannya kecil dan sebagainya,” jelas dia.

 

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago