top ear
Kasatreskrim Wonogiri Dikeroyok 2 Hari Sebelum Dilantik Jadi Kapolsek Semarang Tengah
  • SOLOPOS.COM
    Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani. (Solopos/Rudi Hartono)

Kasatreskrim Wonogiri Dikeroyok 2 Hari Sebelum Dilantik Jadi Kapolsek Semarang Tengah

AKP Aditia Mulya Ramdhani, yang baru menjabat Kasatreskrim Polres Wonogiri sejak Desember 2018 lalu seharusnya menduduki pos baru sebagai Kapolres Semarang Tengah per Jumat (10/5/2019) lalu dengan pangkat Kompol.
Diterbitkan Senin, 13/05/2019 - 18:15 WIB
oleh Solopos.com/
1 mnt baca -

Solopos.com, SUKOHARJO -- AKP Aditia Mulya Ramdhani, yang baru menjabat Kasatreskrim Polres Wonogiri sejak Desember 2018 lalu seharusnya menduduki pos baru sebagai Kapolsek Semarang Tengah Polrestabes Semarang per Jumat (10/5/2019) lalu dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol).

Namun, dua hari sebelum itu terjadi, tepatnya Rabu (8/5/2019) malam, AKP Aditia malah mengalami kejadian tragis berupa pengeroyokan oleh sekelompok orang dari perguruan silat di Sudimoro, Sidoharjo, Wonogiri.

Akibat kejadian itu, hingga Senin (13/5/2019), AKP Aditia masih koma. Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti mengatakan masih mengumpulkan barang bukti dan memburu pelaku pengeroyokan terhadap AKP Aditia.

Menurutnya, aksi pengeroyokan itu merupakan perbuatan barbar. Kapolres juga menjelaskan saat kejadian AKP Aditia tengah sendirian dan terpisah dari rombongannya.

"Tidak ada bentrok massa. Saat itu kami menghalau massa PSHT agar tidak terjadi bentrok. Massa Winongo juga sudah berhasil dikondisikan. Tapi massa yang satu [PSHT] justru mengeroyok Kasatreskrim," katanya.

Hingga saat ini aparat kepolisian masih menyelidiki pemicu pengeroyokan tersebut, termasuk memburu para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Kasatreskrim tak sadarkan diri. Barang bukti berupa HT telah diamankan kepolisian.

"Pak Kasatreskrim ini baru menjabat pada Desember lalu. Harusnya Jumat [10/5/2019] kemarin yang bersangkutan naik pangkat menjadi Kompol dan sertijab menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Semarang Tengah," katanya.


Editor : Avatar ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya