Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.
SHARE
Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen
SOLOPOS.COM - Seorang petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP Sragen memadamkan sisa bara api dengan menyemprotkan air ke sumber api saat memadamkan kebakaran di rumah warga di Dukuh Jetak Pabrik, Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen, Senin (8/8/2022) malam. (Istimewa/Damkar Satpol PP Sragen)

Solopos.com, SRAGEN—Sebuah dapur milik Suparni, 62, warga Dukuh Jetak Pabrik RT 003/RW 001, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, terbakar pada Senin (8/8/2022) sekitar pukul 21.00 WIB. Kebakaran itu diduga lantaran dipicu oleh api dari obat nyamuk bakar yang menyalat ke kain.

Peristiwa kebakaran itu dilaporkan ke Markas Komando Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen oleh warga setempat.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Kasi Pemadam dan Penyelamatan Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen, Anton Sujarwo, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (9/8/2022), menyampaikan peristiwa kebakaran itu berawal pada pukul 21.00 WIB ada seorang karyawan pabrik lewat depan rumah Suparni. Dia mengatakan karyawan itu melihat ada kobaran api dari rumah tersebut.

“Kemudian karyawan itu berteriak meminta tolong. Sontak warga pun berhamburan keluar rumah dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Seorang pensiunan Dinas Pekerjaan Umum langsung menghubungi tim Damkar Satpol PP. Kami langsung mengerahkan satu unit mobil Damkar ke lokasi untuk memadamkan api,” ujar Anton.

Baca Juga: Ternyata, 1 Truk Ikut Hangus dalam Kebakaran Gudang di Kebakkramat

Dia menyampaikan objek yang terbakar berupa dapur. Dia mengatakan kerugian belum bisa diketahui. Sumber api, kata dia, diduga dari obat nyamuk bakar yang menyalat ke kain. Dia menyebut dampak kebakaran berupa dapur yang hangus. Kejadian tersebut, terangnya, membuat warga panik karena khawatir api merembet ke rumah hunian sebelah.

Pemadaman api itu melibatkan sejumlah pihak di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, PSC 119, Tagana, Pemerintah Desa Jetak, NU Peduli, Lazisnu, Puskesmas Sidoharjo, dan warga setempat.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode