Karyawan Bank BUMN di Madiun Terpapar Covid-19 Tambah, Jadi 16 Orang

Klaster penularan Covid-19 di lingkungan salah satu bank BUMN di Madiun semakin bertambah, total sudah ada 16 karyawan yang terpapar virus corona.
SHARE
Karyawan Bank BUMN di Madiun Terpapar Covid-19 Tambah, Jadi 16 Orang
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Covid-19. (Dok. Bisnis)

Solopos.com, MADIUN — Karyawan salah satu bank BUMN di Madiun yang terpapar Covid-19 bertambah menjadi 16 orang. Penambahan kasus positif dari klaster bank BUMN di Madiun ini setelah hasil swab antigen dari 149 karyawan keluar.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan hasil rapid test antigen dari 149 karyawan bank pelat merah itu telah keluar. Hasilnya ada beberapa karyawan yang positif. Hal ini merupakan langkah tracing yang dilakukan setelah ada beberapa karyawan bank itu yang terpapar Covid-19.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Prinsipnya kita cepat ya. Ada kasus kita kejar untuk tracing-nya. Segera ditemukan segera dilakukan perawatan agar segera sembuh dan tidak menularkan ke yang lain,” kata Maidi, Kamis (20/1/2022).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca juga: 8 Karyawan Terpapar Covid-19, Bank BUMN di Madiun Ini Tutup 3 Hari

Dia menjelaskan pemkot bakal melakukan penelusuran kepada nasabah yang sempat melakukan transaksi di bank tersebut. Cara tracing dengan melakukan penelusuran melalui karyawan yang bersangkutan serta melihat riwayat transaksi.

Meski demikian, Maidi mengakui cara itu tidak mudah. Untuk itu, ia mengimbau kepada nasabah yang merasa melakukan transaksi pada hari-hari sebelum kasus mengemuka supaya datang ke puskesmas.

“Kalau memang ada kontak erat akan kita rapid. Prinsipnya kita harus cepat agar tidak merebak ke mana-mana,” jelas dia.

Bukan hanya melakukan tracing di lingkungan bank, Satgas Covid-19 juga melakukan tracing di lingkungan sekolah tempat anak dari salah seorang karyawan bank yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ada ratusan siswa dan guru di dua sekolah yang dilakukan testing rapid test antigen.

Baca juga: Kabar Baik! Pemkot Madiun Gratiskan Penyambungan Baru PDAM

Dua sekolah tersebut yaitu SD Muhammadiyah dan SMPN 2 Kota Madiun. Di SD Muhammadiyah ada 132 siswa dan guru yang di-swab antigen. Sedangkan di SMPN 2 Kota Madiun ada 40 guru dan siswa yang dites antigen. Hasil dari rapid test itu menyatakan semua guru dan siswa negatif Covid-19.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, delapan karyawan bank BUMN di Madiun dan dua anggota keluarga karyawan terpapar Covid-19. Akibatnya, kantor bank pelat merah milik BUMN di Kota Madiun itu pun ditutup selama tiga hari, mulai Selasa-Kamis (18-20/1/2022).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago