Karena Salah Melafal, Nama Camilan Khas Tegal ini Muncul

Olos adalah berasal pada saat si penemu jajanan ini yang berawal dari berjualan Risoles, namun anak-anak kecil waktu itu tidak menyebut risoles melainkan oles
Karena Salah Melafal, Nama Camilan Khas Tegal ini Muncul

Solopos.com, TEGAL — Di Tegal, ada camilan khas yang mungkin masih terdengar asing tapi saat mencobanya pasti langsung ketagihan, palagi penyuka makanan pedas. Olos, camilan khas Kota Tegal yang berbentuk bulat dan terbuat dari campuran tepung terigu, tebung aci atau tapioka, lobak atau kol, cabai rawit dan bumbu dapur lainnya.

Rasa enak dari makanan ini tentunya rasa pedasnya. Mengutip Liputan6.com, Sabtu (24/7/2021), camilan ini sangat digemari oleh masyarakat Kota Bahari. Penggemar olos ini juga cukup banyak di kalangan remaja karena rasa pedas dan gurih dan cocok jika digunakan sebagai teman saat nongkrong.

Jajanan ini biasanya ditemui dengan mudah di pinggir-pinggir jalan dan juga di area sekolah, seperti SD, SMP dan SMA. Setiap pedagang menjanjikan rasa yang berbeda dan kepedasan yang berbeda dan bentuk yang berbeda pula. Ada yang bulat kecil ada yang bulat besar itu tergantung lidah dan selera masing-masing.

Baca Juga : Soto Tauto Pekalongan, Wujud Akulturasi Budaya Lokal dan Tiongkok            

Olos akan lebih nikmat saat dimakan dalam keadaan hangat. Tapi sayangnya untuk daerah luar Tegal dan sekitarnya makanan ini masih susah untuk dicari. Seiring perkembangan selera, para pedagang olos berinovasi dengan membuat olos aneka rasa.

Sekarang 0los tidak hanya berisi sayiran dan cabai rawit yang pedas, tetapi ada juga olos yang isi daging ayam, sosis, dan bakso yang rasanya tidak pedas. Ada juga olos kocok yang diberi tambahan berbagai rasa bumbu, seperti barbeque, keju, pedas, dan manis.

Olos adalah makanan khas Tegal yang dibuat menggunakan tepung dan dibentuk bulat sepeti bola, lalu bulatan itu di isi dengan kembang kol, bawang dan cabai rawit. Lalu digoreng hingga adonan bulatan mengeras, dan saat  dimakan akan terasa pedas karena isi dari bulatan olos itu adalah cabai rawit. Konon, makanan ini dibuat oleh masyarakat Desa Jatirawa, Kecamatan Tarub.

Baca Juga: Selain di Pati, Ada Desa Mini Indonesia Lain di Banyumas Hlo

Jajanan olos berkembang dengan banyak macam. Tetapi yang khas dari olos adalah rasanya yang sangat pedas, apalagi olos asli Jatirawa belum tertandingi kepedasannya. Bentuknya yang terkesan acak-acakan dan agak keras menjadi ciri khas olos asli Jatirawa.

Asal mula jajanan olos adalah berasal pada saat si penemu jajanan ini yang berawal dari berjualan Risoles, namun anak-anak kecil waktu itu tidak menyebut risoles melainkan oles, dan akhirnya jajanan ini dinamakan olos sampai sekarang. Dan bedanya dengan risoles, olos hanya berisikan kol dan cabe

Menurut si penemu juga, awalnya seperti risoles pada umumnya namun karena ada pembeli yang tidak suka wortel kemudian tidak pakai wortel, lalu ada pembeli lagi yang tidak suka tauge kemudian tidak menggunakan tauge. Sampai akhirnya hanya berisi kol dan cabai saja.

Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago