Karanganyar Terima 30.000 Dosis Vaksin AstraZeneca

Kabupaten Karanganyar menerima 30.00 dosis vaksis AstraZeneca pada Agustus ini.
SHARE
Karanganyar Terima 30.000 Dosis Vaksin AstraZeneca
SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin Covid-19 AstraZeneca. (bisnis.com/Antara/Reuters)

Solopos.com, KARANGANYAR—Kabupaten Karanganyar mendapatkan jatah 3.000 vial atau setara 30.000 dosis vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca (AZ) pada Agustus ini.

Data yang dihimpun Solopos.com dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, 3.000 vial vaksin Covid-19 jenis AZ itu sudah diterima. Kepala Dinkes Kabupaten Karanganyar, Purwati, menuturkan pengiriman 30.000 dosis vaksin Covid-19 jenis AZ dilakukan bertahap.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

“Itu yang kami terima pertama 20.000 dosis atau 2.000 vial. Itu pekan kemarin. Terus pekan berikutnya 1.000 vial atau 10.000 dosis. Rencana kami suntikan mulai pekan ini,” kata Purwati saat berbincang dengan Solopos.com melalui sambungan telepon, Kamis (12/8/2021).

Baca Juga: 5 Faktor Chelsea Layak Juara Liga Inggris 2021-2022, Ini Analisisnya

Dinkes mengatur distribusi vaksin Covid-19 jenis AZ itu ke 21 puskesmas di Kabupaten Karanganyar dan RSUD Karanganyar. Sasaran vaksinasi AZ adalah masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Hal itu mengacu arahan dari Kementerian Kesehatan.

“Sudah kami distribusikan ke 21 puskesmas pekan lalu. Rencana dimulai dua kali dalam satu pekan. Ada yang Kamis, Jumat, ada yang Jumat, Sabtu. Setiap puskesmas dapat 500 dosis [untuk dua hari per pekan]. Kalau RSUD Karanganyar dapat 350 dosis per hari,” jelas dia.

Perempuan berkerudung itu menyampaikan distribusi vaksin Covid-19 jenis AZ ke puskesmas bersifat sementara karena jumlah pasokan masih terbatas. Dia menyampaikan Dinkes akan meninjau kembali sasaran distribusi apabila Kabupaten Karanganyar mendapatkan pasokan tambahan.

Baca Juga: Raih Trofi Piala Super Eropa 2021, Chelsea Kandidat Juara Liga Inggris

 

3 Jenis Vaksin

“Sementara itu dulu karena baru dapat sedikit. Nanti ke tempat lain kalau dapat lebih banyak. Tetapi, pasokan vaksin jenis AZ ini mulai banyak dibandingkan Sinovac,” katanya.

Purwati menyebut pasokan vaksin Covid-19 jenis Sinovac sempat mengalami keterlambatan khusus untuk penyuntikan dosis kedua beberapa waktu lalu. Tetapi, dia mengklaim pasokan Sinovac membaik beberapa waktu terakhir. Setidaknya, kata dia, kami masih memiliki stok vaksin Sinovac sampai pekan ketiga bulan ini.

“Ini kami dapat pasokan Sinovac lagi. Itu kami khusus untuk merampungkan vaksinasi dosis dua. Kalau vaksinasi dosis satu kami berikan AZ. Tetapi syaratnya harus usia 18 tahun ke atas. Kalau usia 12 tahun sampai 17 tahun pakai Sinovac,” jelas dia.

Baca Juga: Lionel Messi Incar Trofi Liga Champions Bersama PSG

Ada tiga jenis vaksin yang saat ini berada di masyarakat, yakni Sinovac, AZ, dan Moderna. Vaksin jenis Moderna hanya diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai booster atau vaksin dosis ketiga. Dua vaksin lain, Sinovac dan AZ untuk masyarakat umum.

Menanggapi hal itu, Purwati menyampaikan Dinkes tidak menyiapkan materi sosialisasi khusus untuk mengumumkan jenis vaksin. Tetapi, Dinkes selalu mencantumkan jenis vaksin saat menyelenggarakan vaksinasi massal.

“Ya ada yang menanyakan vaksin jenis apa. Tapi setiap kami buka link [pendaftaran vaksinasi], kami umumkan. Sekarang ini kan AZ. Antusiasnya luar biasa. Kuota terpenuhi dalam waktu cepat. Yang datang dari berbagai usia. Kalau kami yang penting masyarakat mau vaksin. Hla vaksin dari pusat kan mereknya macam-macam.”



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago