Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK
SHARE
Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya
SOLOPOS.COM - Suasana kandang babi di kawasan Ngepet, Desa Srigading yang diprotes warga. Foto diambil Selasa (4/8/2015) siang. (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)

Solopos.com, KARANGANYAR—Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar mengimbau kepada peternak babi di wilayahnya agar memperhatikan kebersihan kandang untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kabid Peternakan pada dinas tersebut, Heri Sulistyo, mengatakan pihaknya mendapat kabar adanya sejumlah babi di Karanganyar yang terkena PMK.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Ada yang mengabarkan begitu, katanya ada babi yang kena PMK. Tapi belum ada laporan resmi kepada kami di mana dan kapan. Yang penting para pemilik peternakan jaga kebersihan kandang dan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan,” ujarnya, Senin (8/8/2022).

Ia menambahkan bahwa populasi babi di Karanganyar tidak terlalu banyak dan hanya di tempat-tempat tertentu.

Baca Juga: Pasar Hewan di Karanganyar Belum Dibuka Meski Kasus PMK Turun

Meski demikian, pihaknya telah memerintahkan kepada petugas untuk mengecek kesehatan babi di peternakan-peternakan tersebut.

“Di Karanganyar babi juga tidak banyak. Petugas sudah kami tugaskan untuk melakukan pengecekan ke peternakan babi di Karanganyar untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan tersebut,” imbuh dia.

Seperti diketahui, kasus PMK pada sapi di Kabupaten Karanganyar mencapai sekitar 400 ekor dari populasi total sekitar 71.000.

Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan menyebut saat ini kasus PMK sapi stagnan atau tidak ada penambahan. Meski demikian, Pemkab Karanganyar belum membuka kembali pasar hewan yang ditutup sejak medio Juni 2022.

Baca Juga: Sepekan, Posko Pantau Ternak Tawangmangu Tak Temukan Mobilitas Ternak

Dikhawatirkan jika pasar dibuka akan menimbulkan persebaran PMK dan akan menyebabkan penambahan kasus secara tak terkendali.
Sementara itu, sebagai langkah antisipasi, vaksinasi PMK terus dilakukan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode