Kapolresta Solo Tegas Melarang Konvoi Malam Takbiran!

Polresta Solo membentuk tim khusus untuk mencegah konvoi selama malam takbiran yang bakal membubarkan jika ditemukan konvoi takbiran.
SHARE
Kapolresta Solo Tegas Melarang Konvoi Malam Takbiran!
SOLOPOS.COM - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak (Istimewa-Humas Polresta Solo)

Solopos.com, SOLO — Polresta Solo menugaskan sebanyak 1.000-an personel untuk mengamankan jalannya perayaan Lebaran yang bertepatan demgan peringatan Kenaikan Isa Almasih. Polresta Solo membentuk tim khusus untuk mencegah konvoi selama malam takbiran.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Senin (10/5/2021) m,engatakan belajar dari pengalaman perayaan Lebaran tahun lalu membuat angka kenaikan Covid-19 di Solo tercatat meningkat.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Hal itu menjadi perhatian Forkopimda Solo untuk mengetatkan perayaan Lebaran tahun ini. Kapolresta Solo menegaskan perayaan takbiran keliling dilarang termasuk takbiran keliling di permukiman. Pos pengamanan dan petugas yang bergerak bakal membubarkan jika ditemukan konvoi takbiran.

Baca juga: Sopir BST Solo Serempetan Dengan Batara Kresna Akhirnya Diberhentikan

“Lima tim pengurai khusus kerumunan yang tersebar di seluruh kecamatan Kota Solo. Tim itu khusus bertugas di pusat-pusat kerumunan yang berwenang untuk membubarkan kerumunan. Tim Penyidik Khusus Kerumunan juga telah siap apabila ada perlawanan hukum,” papar Kapolresta.

Zona Hijau dan Kuning

Ia menambahkan Salat Idulfitri juga tidak diperbolehkan di ruang terbuka seperti jalan dan lapangan. Salat Id hanya diperbolehkan di masjid lingkungan di kawasan zona hijau dan kuning.

Ia juga mengingatkan warga untuk tidak menyalakan petasan. Ia telah memerintahkan seluruh jajaran Polresta Solo untuk menindaktegas masyarakat yang menyalakan petasan.

Baca juga: Berkunjung ke Pos Pengamanan Mudik di Solo, Ketua Senkom Bagikan Bingkisan ke Petugas

Kapolresta Solo tidak memberi penangguhan penahanan kepada pelaku yang menyalakan petasan. Pelaku bakal dijerat UU Darurat No.12/1951 yang mengatur tentang bahan peledak.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago