Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Trending di Twitter, Kenapa?

Nama Fadil Imran selaku Kapolda Metro Jaya trending di Twitter dengan cuitan netizen yang mendesaknya untuk diperiksa terkait kasus Ferdy Sambo.
SHARE
Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Trending di Twitter, Kenapa?
SOLOPOS.COM - Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (kiri) menangis di pelukan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Nama Fadil Imran yang menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menjadi salah satu trending topic di Twitter Indonesia, Kamis (18/8/2022).

Tagar #PeriksaFadil dan #FadilImran dicuitkan belasan ribu warganet. Hal ini berkaitan dengan dugaan keterlibatan Fadil dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias J yang didalangi mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Berbagai cuitan itu mayoritas berisi desakan bagi Polri untuk memeriksa Fadil Imran. Hal ini lantaran jenderal bintang dua itu diduga mengetahui skenario palsu yang dibuat Ferdy Sambo untuk menutupi pembunuhan Brigadir J.

Jauh di awal sebelum kasus pembunuhan ini terkuak, Ferdy Sambo menyebut kematian Brigadir J akibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinasnya. Baku tembak itu dipicu pelecehan terhadap istrinya, Putri Candrawathi.

Setelah kabar itu tersiar, Ferdy Sambo diketahui sempat mendatangi Fadil Imran di Polda Metro Jaya. Kedatangannya disambut pelukan hangat dan kecupan di kening oleh Fadil yang merupakan seniornya.

Baca juga : Pengacara: Brigadir J Meninggal Kok Rekeningnya Masih Bisa Transaksi

Pelukan itu pun dinilai memiliki makna lain, mengingat Fadil dan Sambo berteman akrab.

Apalagi setelah itu penanganan kasus penembakan Brigadir J dialihkan dari Polres Metro Jakarta Selatan ke Polda Metro Jaya sebelum akhirnya diambil alih Bareskrim Polri.

Awalnya, Polda Metro Jaya dianggap lebih berpengalaman dan memiliki sarana serta prasarana yang lengkap. Namun, pemindahan kasus itu justru membuat keluarga hingga pengamat kepolisian meragukan netralitas Polda Metro Jaya.

Pengacara keluarga Brigadir J juga meminta agar Irjen Fadil Imran juga ikut dinonaktifkan jika terbukti menghalangi penyidikan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode