Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kapolda Beri Instruksi, Puluhan Penjudi di Jateng Ditangkap

Jajaran Polda Jateng melakukan penangkapan terhadap sejumlah pelaku praktik perjudian di berbagai wilayah Jateng.
SHARE
Kapolda Beri Instruksi, Puluhan Penjudi di Jateng Ditangkap
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Judi (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SEMARANG — Instruksi Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, untuk memberantas praktik perjudian di wilayahnya rupanya langsung direspons aparat kepolisian di sejumlah wilayah di Jateng. Terbukti, sehari pasca-instruksi Kapolda tersebut puluhan pejudi di Jateng berhasil ditangkap, Jumat (19/8/2022).

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, mengatakan puluhan pejudi yang diamankan itu tidak hanya yang menggunakan modus online. Pelaku praktik perjudian togel, ceki, remi, hingga dadu pun turut diringkus. Tercatat, per 19 Agustus 2022, sudah 11 praktik perjudian di sembilan daerah di Jateng yang berhasil diungkap berikut 28 pelakunya.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Berdasarkan pantauan dan laporan per tanggal 19 Agustus 2022, polres yang sudah melaporkan antara lain Rembang 1 kasus, Pemalang 1 kasus, Banjarnegara 2 kasus, Pati 2 kasus, Magelang 1 kasus, Jepara 1 kasus, Demak 1 kasus, Pekalongan 1 kasus dan Klaten 1 kasus. Adapun polres-polres lain masih melakukan penyelidikan dan diharapkan segera melaporkan hasilnya ke Kapolda,” ujar Iqbal di Semarang, Jumat.

Dari 11 kasus perjudian yang diungkap itu satu di antara merupakan praktik judi online, tiga kasus judi dadu, tiga kasus judi kartu, dan empat kasus judi togel. Sedangkan dari 28 pelaku perjudian yang ditangkap, paling banyak berasal dari Banjarnegara, yakni 10 orang.

“Untuk polres lain jumlah pelaku yang ditangkap bervariasi. Dari satu hingga lima orang,” jelas Iqbal.

Baca juga: Warning! Tak Tegas Berantas Judi, Kapolres di Jateng Siap-siap Dicopot

Pihaknya meminta masyarakat turut berpartisipasi aktif dengan melaporkan praktik perjudian di Jateng kepada aparat kepolisian. Identitas pelapor nanti akan dilindungi polisi dan setiap laporan akan ditindak lanjuti.

“Untuk masyarakat yang masih hobi berjudi, sebaiknya segera berhenti daripada nanti masuk bui,” tegas Iqbal.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode