Kampung Crazy Rich Pati Ternyata Ada di Desa Bendar
Solopos.com|jateng

Kampung Crazy Rich Pati Ternyata Ada di Desa Bendar

Desa Bendar yang berada di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati ini dihuni oleh kaum nelayan yang rata-rata bangunan rumahnya sangat mewah untuk ukuran nelayan.

Solopos.com, PATI  -- Profesi nelayan biasanya didefinisikan sebagai kaum marginal yang tinggalnya berada di area pantai dan rumahnya semi permanen dan tidak layak huni serta bau amis ikan. Namun anggapan itu tidak seutuhnya benar karena di Kabupaten Pati terdapat desa kaum nelayan yang bangunan rumahnya super megah seperti layaknya crazy rich.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di laman Instagram @patisakpore, Rabu (23/6/2021), Desa Bendar yang berada di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati ini dihuni oleh kaum nelayan yang rata-rata bangunan rumahnya sangat mewah untuk ukuran nelayan.

Dalam video Tiktok buatan @elizasifaa itu, dijelaskan saat masuk di kawasan kampung nelayan tersebut sudah disambut denga bangunan rumah gedongan yang jauh dari istilah ‘kurang layak.’ Pembuat konten mengaku sangat takjub dengan pemandangan rumah gedongan dari kampung nelayan itu.

Baca Juga : Menelusuri Selat Muria, Cikal Bakal Kota-Kota Pantura Jateng

Penghasilan rata-rata yang diperoleh dari warga kampung nelayan tersebut berkisar antara Rp80 juta-Rp100 juta per bulan dan per kapalnya, sedangkan model bangunan rumah yang ada di kampung ini rata-rata bertekstur minimalis hingga mediteranian.

Pembuat konten bahkan mengatakan bahwa Desa Bendar itu merupakan kampung nelayan paling sukses yang pernah ada. Video ini sudah diunggah sejak 24 Mei 2021 silam dan meraup hampir 20.000 penonton di Instagram saat berita ini ditulis.

Akun dengan nama @rainhansembara menanggapi unggahan itu dengan menulis “Modal kapal sama bahan bakar doang. Ikannya gak perlu modal gak perlu kasih makan. Tinggal panen tiap hari.”

Baca Juga : Bukan Hanya Nasi Gandul, Ini Sederet Makanan Enak khas Pati

Kemudian ada akun dengan nama  @derissetiyanto yang menulis responsnya dalam Bahasa Jawa “Due bojo wong kono kui kudu gelem melu menyang, seng wedok kudu gelem melu bakulan iwak...” (Punya pasangan dari desa itu harus mau ke laut dan cari ikan kalau pria, kalau wanita ya harus mau ikut jualan ikan).



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago