top ear
Kamar Jenazah RSUD Salatiga Dilalap Si Jago Merah
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi Kebakaran (Solopos/Whisnupaksa)

Kamar Jenazah RSUD Salatiga Dilalap Si Jago Merah

Kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga dilanda kebakaran, Minggu (8/9/2019). nTak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, kerugian akibat kebakaran itu diprediksi mencapai Rp750 juta - Rp1 miliar.
Diterbitkan Minggu, 8/09/2019 - 19:50 WIB
oleh Solopos.com/Imam Yuda Saputra,
1 mnt baca -

Semarangpos.com, SEMARANG - Kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga dilanda kebakaran, Minggu (8/9/2019).
Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, kerugian akibat kebakaran itu diprediksi mencapai Rp750 juta - Rp1 miliar.

Informasi yang diperoleh Semarangpos.com, api kali pertama terlihat di ruang jenazah sekitar pukul 12.05 WIB.

Petugas keamanan yang mendapat laporan adanya api itu pun langsung bergegas untuk memadamkan dengan menggunakan alat pemadam kebakaran (apar). Namun karena api terus membesar, petugas pun menghubungi petugas pemadam.

Diperkirakan api cepat membesar karena di bagian belakang kamar jenazah banyak ranting dan daun kering, serta sampah.

Direktur RSUD Salatiga, dr Pamuji, mengatakan akibat kebakaran itu ada beberapa peralatan yang rusak, seperti freezer atau pendingin jenazah.

"Freezer bisa menampung empat jenazah. Harganya diperkirakan Rp450 juta. Kerusakan lain pada bangunan dan alat-alat lain. Kemungkinan kerugian mencapai Rp750 juta-Rp1 miliar," ujar Pamuji.

Pamuji mengatakan saat kejadian tidak ada jenazah di ruangan. Sementara, api diduga berasal dari luar ruangan yang dipicu pembakaran sampah.

"Ini bukan karena korsleting listrik, karena di luar masih ada titik api," jelas Pamuji.

Kendati demikian, Pamuji akan menyerahkan proses penyelidikan penyebab kebakaran itu kepada aparat kepolisian.

Pamuji juga menegaskan jika insiden kebakaran itu tidak akan mengganggu pelayanan RSUD Salatiga kepada pasien.

"Untuk sementara, ruang jenazah tidak bisa digunakan. Tempat transit jenazah yang di IGD untuk sementara kami fungsikan sebagai ruang jenazah," terang Pamuji.


LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :



berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini