top ear
Bupati Sragen Yuni Sukowati menyerahkan surat keterangan sembuh dari Covid-19 kepada perwakilan pasien sembuh saat melepas mereka di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen, Jumat (22/5/2020). (Solopos/Tri Rahayu)
  • SOLOPOS.COM
    Bupati Sragen Yuni Sukowati menyerahkan surat keterangan sembuh dari Covid-19 kepada perwakilan pasien sembuh saat melepas mereka di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen, Jumat (22/5/2020). (Solopos/Tri Rahayu)

Kabar Gembira! Dinyatakan Sembuh, 7 Pasien Covid-19 di Sragen Bisa Lebaran di Rumah

Tujuh pasien Covid-19 di Sragen dinyatakan sembuh dan bisa merayakan Lebaran di rumah, Jumat (22/5/2020).
Diterbitkan Jumat, 22/05/2020 - 11:00 WIB
oleh Solopos.com/Tri Rahayu
2 menit baca

Solopos.com, SRAGEN -- Tujuh pasien Covid-19 di Sragen dinyatakan sembuh dan bisa merayakan Lebaran di rumah, Jumat (22/5/2020).

Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Sragen bertambah menjadi 13 orang. Ketujuh pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh tersebut terdiri atas satu orang perempuan tenaga kesehatan (nakes) dan enam orang peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

Ketujuh orang pasien yang sembuh itu adalah Suwarti, nakes asal Jambanan, Sidoharjo; Adrian, warga Sragen Kulon, Sragen Kota; Nur Hamid, warga Taraman, Sidoharjo; dan Didik Haryanto, warga Krebet, Masaran.

Waduh 1.964 Keluarga di Karanganyar Batal Terima BLT Dana Desa, Kenapa?

Selain itu, Arif Anshar, warga Sragen Manggis, Sragen Kota; Aris Setyawan, warga Plumbungan, Karangmalang; dan Sukiman, warga Pengkok, Kedawung.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, bersama Sekreatrsi Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, dan pejabat dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen melepas tujuh orang itu di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen, Jumat.

Hasil dua kali uji swab tujuh orang tersebut dinyatakan negatif sehingga mereka dipulangkan. Namun, mereka tetap diminta melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Kisah Dokter Pasien Covid-19 Wonogiri, Nangis Karena Tak Bisa Salaman dengan Orang Tua

Sebelum pulang mereka mendapat bingkisan dari Pemkab Sragen dan mendapatkan surat sembuh dari Covid-19.

“Ada tujuh orang dinyatakan sembuh pada Jumat ini. Mereka diizinkan pulang untuk kembali ke keluarga masing-masing. Mereka sudah menjalan dua kali tes swab dan hasilnya negatif semua. Hasil uji swab kedua dan hasilnya negatif baru keluar tadi malam [Kamis (21/5/2020)]. Atas nama Pemkab Sragen, saya sampaikan terima kasih tidak terhingga kepada tim medis yang menangani Covid-19, dokter, dan tenaga kesehatan yang mampu mengendalikan kasus Covid-19,” ujar Bupati dalam kesempatan itu.

Masih Ada 17 Positif Covid-19

Yuni, sapaan Bupati, menyampaikan dari 31 kasus postif Covid-19 di Sragen, sebanyak 13 orang di antaranya sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

Solopos Hari Ini: Yuli Abaikan Larangan Ganjar

Dia menyebut pasien yang masih dirawat ada 17 orang, yakni dua orang dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo dan 15 orang masih menjalani karantina di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen karena statusnya orang tanpa gejala (OTG). Dia mengatakan mereka masih harus menunggu hasil uji swab kali kedua.

Yuni berpesan kepada tujuh orang itu agar tetap isolasi mandiri di rumah, jaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan tingkatkan imunitas tubuh.

Yuni meminta mereka jadi juru bicara Pemkab Sragen untuk memahamkan masyarakat untuk melawan Covid-19. Mereka bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga, sementara 17 orang lainnya merayakan Idulfitri di rumah sakit dan di Gedung SMS.

Editor : Profile Tika Sekar Arum
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait