Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

KABAR DUKA: Sartono Sang Pencipta Hymne Guru Tiada setelah 3 Hari Koma

SHARE
KABAR DUKA: Sartono Sang Pencipta Hymne Guru Tiada setelah 3 Hari Koma
SOLOPOS.COM - Pencipta lagu Himne Guru, Sartono, 78. (JIBI/Solopos/Aries Susanti)

Kabar duka datang dari mantan guru seni musik sebuah SMP Katolik Santo Bernardus Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim), Sartono, 79, yang dikenal dengan prestasinya dalam menciptakan lagu Hymne Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

Madiunpos.com, MADIUN – Berita duka datang dari mantan guru seni musik SMP Katolik Santo Bernardus, Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim), Sartono, 79, yang dikenal dengan prestasinya dalam menciptakan lagu Hymne Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa pada tahun 1980-an.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Setelah tiga hari koma di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun, Sartono meninggal dunia, Minggu (1/22/2015) pukul 12.50 WIB. Sartono yang bertempat tinggal di Jl. Halmahera No. 98, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun tersebut meninggal setelah dirawat intensif untuk komplikasi penyakit yang dideritanya.

“Bapak Sartono telah meninggal dunia. Karena anggota keluarga selalu mendampingi di RSUD, jenazah Bapak Sartono langsung diurus dan dibawa ke rumah duka,” kata salah seorang perawat ICU RSUD Kota Madiun, Hamidah, saat dimintai konfirmasi Madiunpos.com melalui sambungan telepon, Minggu siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Madiunpos.com dari RSUD Kota Madiun, sebelum meninggal dunia, Sartono dinyatakan mengidap komplikasi penyakit penyumbatan pembuluh darah otak, darah tinggi, serta diabetes melitus. Selain itu, laki-laki kelahiran Kota Madiun 29 Mei 1936 tersebut memiliki riwayat sakit stroke yang juga menjadi alasan awal harus dirawat di RSUD Kota Madiun.

Sesuai catatan, Sartono menjalani perawatan di RSUD Kota Madiun sejak Selasa (20/10/2015). Namun, setelah 12 jam dirawat di kamar yang berada di Blok Mawar RSUD Kota Madiun itu, Sartono dipindah ke ruang Paviliun Cendana 10. Dia berada di ruang Paviliun Cendana 10 selama sembilan hari hingga akhirnya dirawat di ruang ICU RSUD Kota Madiun, Jumat (30/10/2015) pukul 17.00 WIB, karena kondisi kesehatannya yang semakin turun.

Saat ditanya suasana ruang ICU RSUD Kota Madiun selama Sartono manjalani perawatan, perawat Hamidah menyebut, selalu ramai dikunjungi sejumlah orang. Menurut dia, sejumlah orang dari berbagai daerah dan instansi silih berganti datang ke ruang ICU RSUD Kota Madiun untuk menjenguk Sartono saat masih hidup.

 

KLIK DI SINI untuk Kisah Lain Sartono
 Kisah Haru Ide Lagu Himne Guru
– Motor Tua Pencipta Himne Guru
– Rela Jual Baju Bekas demi Berkarya
– Guru Sejahtera, Lirik Diminta Diubah 
– Melarat Sampai Tak Punya Alat Musik
– Hari-Hari Senja Pencipta Himne Guru
– Sering Mengulang Pembicaraan, Mengapa?
– Belum Punya Momongan, Ini Penjelasan Istri
– Idolakan Titik Puspa dan Waldjinah
Duka di ICU Pencipta Hymne Guru
Hari-Hari Akhir Pencipta Lagu Hymne Guru

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode