top ear
Andrea Pirlo (Twitter/Juventus)
  • SOLOPOS.COM
    Andrea Pirlo (Twitter/Juventus)

Juventus Tunjuk Andrea Pirlo Sebagai Pelatih, Ini Respons Juventini Solo

Juventus resmi menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala.
Diterbitkan Senin, 10/08/2020 - 05:00 WIB
oleh Solopos.com/Chrisna Chaniscara
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Juventus dianggap melakukan perjudian ketika mengangkat Andrea Pirlo sebagai pelatih baru menggantikan Maurizio Sarri. Kendati demikian, Juventini Indonesia Chapter Solo antusias dengan keputusan tersebut.

Penunjukan Pirlo memang cukup mengejutkan mengingat sebelumnya Juve dikaitkan dengan Simone Inzaghi hingga Mauricio Pochettino. Maklum, meski sukses saat menjadi pemain, Pirlo memang masih minim pengalaman di kursi kepelatihan.

Masker Transparan untuk Penyandang Tuli Buatan Warga Wonogiri Banjir Order

Pirlo sejatinya baru saja ditunjuk menangani Juventus U-23 31 Juli 2020 lalu. Itu menjadi pengalaman manajerial pertama lelaki 41 tahun itu meski belum menjalani laga resmi. Direktur Juventus, Fabio Paratici, mengatakan tim berfirasat Pirlo bakal menjadi pelatih top dan sosok yang tepat menangani tim.

“Keputusan mengangkat Pirlo itu sangat natural, dalam gaya Juventus. Kami yakin dia ditakdirkan untuk menjadi hebat,” ujar Paratici dilansir Football Italia.

Namun hal itu ternyata tak mengurangi kepercayaan Juventini Indonesia Chapter Solo terhadap lelaki berjuluk Il Professore itu. Pentolan Juventini Solo, M. Badres, mengatakan penunjukan Pirlo justru memantik antusiasme tersendiri di kalangan pendukung.

Kesuksesan

Hal itu tak lepas dari sejumlah kisah sukses yang ditorehkan mantan pemain yang kemudian menjadi pelatih Bianconeri dua dekade terakhir. Badres mencontohkan Didier Deschamps yang berhasil membawa Juve kembali ke Serie-A setelah turun kasta karena skandal calciopoli.

Juventus menjadi juara Serie-B meski start dengan poin minus. “Ada pula Antonio Conte yang membangkitkan kembali kejayaan Juventus dengan tiga scudetto beruntun,” ujar Badres saat dihubungi Solopos.com, Minggu (9/8/2020).

Badres mengakui tidak ada garansi Pirlo bakal meneruskan cerita sukses para pendahulunya. Eks kapten, Ciro Ferrara, yang sempat melatih Juve medio 2009/2010 menuai hasil buruk setelah hanya menjalani 31 laga dengan catatan 15 kemenangan, lima imbang dan 11 kekalahan.

Selain Ketum PAN, Putri Woelan Sowan ke 2 Tokoh Parpol di Jakarta, Siapa?

Namun Badres menyebut pengalaman Pirlo sebagai penggawa Juve selama empat musim bakal sangat membantu beradaptasi di Turin. Saat masih aktif bermain, Pirlo menyumbangkan empat scudetto, satu Coppa Italia dan dua Piala Super Italia untuk Juve. “Semoga Pirlo bisa menularkan kesuksesannya sebagai pemain ke tim, terutama untuk meraih Liga Champions.”


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com



berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini