top ear
KRL Jogja-Solo berhenti di Stasiun Solo Balapan pada hari pertama pengoperasian, Rabu (10/2/2021). (Solopos/Farida Tristaningtyas)
  • SOLOPOS.COM
    KRL Jogja-Solo berhenti di Stasiun Solo Balapan pada hari pertama pengoperasian, Rabu (10/2/2021). (Solopos/Farida Tristaningtyas)

Juru Bicara Kemenhub: KRL Jogja-Solo Lebih Nyaman dan Cepat dari Prameks

Staf Khusus sekaligus Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, ikut menjajal KRL Jogja-Solo. Dia menyebut transportasi itu lebih nyaman dan cepat.
Diterbitkan Senin, 1/03/2021 - 22:15 WIB
oleh Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN - Staf Khusus sekaligus Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, ikut menjajal KRL Jogja-Solo. Dia menyebut KRL Jogja-Solo itu lebih nyaman dan cepat dibandingkan pendahulunya KA Prameks.

Adita ikut dalam rombongan Presiden Joko Widodo yang menjajal KRL dari Stasiun Tugu Jogja. Sebelumnya, KRL Jogja-Solo itu diresmikan oleh presiden. Jokowi didampingi oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Mensesneng, Praktikno, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta jajaran pejabat Kemenhub.

Baca Juga: Sempat Dicurhati Soal Ini, Kades Serenan Klaten Kisahkan Pertemuan Terakhir dengan Sekdes

Rombongan presiden itu kemudian menjajal KRL Jogja-Solo. KRL ini sendiri melayani naik dan turun di 11 stasiun yakni Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo, Stasiun Brambanan, Stasiun Srowot, Stasiun Klaten, Stasiun Ceper, Stasiun Delanggu, Stasiun Gawok, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Solo Balapan.

Rombongan itu kemudian tiba di Stasidun Klaten. Adita Irawati, menjelaskan perjalanan dari Stasiun Tugu hingga Stasiun Klaten menggunakan KRL sekitar 20 menit. "Saya harus katakan saya tidak dekat beliau [Presiden Jokowi]. Tetapi saya lihat beliau menikmati perjalanan tadi," kata Adita saat ditemui wartawan di Stasiun Klaten.

Arahan Presiden

Adita menyampaikan Jokowi sempat memberikan arahan ihwal transportasi umum ke depan. "Presiden memberikan arahan agar transportasi umum ke depan adalah transportasi umum yang harus ramah lingkungan. Secara spesifik basisnya listrik. KRL ini salah satunya, transportasi massal berbasis listrik," urai dia.

Menhub, lanjut Adita, juga menyampaikan KRL Solo-Jogja lebih nyaman serta lebih cepat dibandingkan pendahulunya KA Prameks. Selain itu, KRL Solo-Jogja berhenti di banyak stasiun hingga bisa memberikan semakin banyak akses warga untuk menumpang.

Baca Juga: Dari Pembangunan Disneyland Hingga Sriwedari Solo, Gibran Diserang Serangkaian Hoaks

"Secara lintasan, KRL Solo-Jogja sangat stabil. Contohnya menaruh barang relatif lebih stabil. Goncangannya sangat kecil," ujar Adita.

Adita mengakui ada wacana untuk mengoperasikan KRL tak hanya di lintasan Solo-Jogja tetapi diperluas hingga ke wilayah utara. Namun, untuk merealisasikan wacana itu perlu evaluasi serta masukan masyarakat.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya