[ X ] CLOSE

Jumlah Kendaraan Masuk Solo Turun Selama PPKM, Segini Angkanya

Volume kendaraan masuk Solo selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level IV menurun.
Jumlah Kendaraan Masuk Solo Turun Selama PPKM, Segini Angkanya

Solopos.com, SOLO — Volume kendaraan masuk Solo selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level IV menurun hingga 34 persen. Sementara itu, mobilitas masyarakat di Kota Bengawan tercatat menurun hingga 18 persen menyusul penutupan beberapa ruas jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo, kepada wartawan, Rabu (28/7/2021), mengatakan jumlah rata-rata kendaraan masuk ke Solo sebelum masa PPKM berjumlah 246.312 kendaraan per hari.

Sementara itu, tercatat pada 3 Juli hingga 20 Juli tercatat 162.122 kendaraan masuk di Solo atau terjadi penurunan 34 persen. Lalu, pada masa perpanjangan PPKM 21 Juli hingga 25 Juli tercatat rata-rata 160.017 kendaraan masuk ke Solo atau terjadi penurunan hingga 35 persen.

Baca juga: Berkendara Tanpa Helm, 2 Satpam Stasiun Balapan Solo Dihukum Push Up dan Tilang

“Rata-rata keseluruhan pada 3 Juli hingga 25 Juli rata-rata kendaraan masuk Solo sebanyak 161.643 kendaraan atau menurun 34 persen,” papar dia.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan sejak penerapan PPKM Darurat dan lima hari PPKM Level IV ada penurunan kasus aktif Covid-19 di Kota Bengawan.

Kontribusi Baik Penerapan Prokes

Sejauh ini bed occupancy ratio (BOR) atau angka keterisian tempat tidur di rumah sakit berada di angka 88 persen. Ia berharap penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat berkontribusi baik. Terkait kebijakan pelonggaran pihaknya menunggu keputusan pemerintah daerah.

Baca juga: Penyanyi Keroncong Asal Solo Endah Laras Jadi Maskot SIPA 2021

“Akses masuk Solo di Jurug, Faroka, Banyuanyar, Makuto, tetap akan ada screening pengguna jalan masuk Solo. Lalu, enam ruas jalan akan kami tutup pada malam hari. Penutupan ini turut berkontribusi baik,” papar dia.

Ia menambahkan penutupan itu untuk pembatasan warga pada malam hari. Ia memerinci penutupan jalan itu yakni Jl. Slamet Riyadi, Jl. Adi Sucipto, Jl. Dr. Radjiman, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Piere Tendean, dan Jl. Gatot Subroto.

Ia menambahkan sejauh ini angka penurunan mobilitas warga mencapai 18 persen. Hal itu linear dengan penurunan angka kasus aktif Covid-19 di Solo.

Baca juga: Sudah Dapat Bantuan, Pasokan Oksigen Ke RS Kota Solo Tetap Kurang

Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago